Monday, May 9, 2016

Ingatan Lalu tanpa Bayangan

Bismillahirrahmanirrahim.

kesenangan yang datang, tak akan selamanya

begitulah selepas susah ada kesenangan


pengantar hari ini justru diingatkan akan suatu catatan
tiga tahun silam yang seketika muncul dalam ingatan
1344 kata usang yang bagaimanapun harus dilupakan
Illahi Rabbi.. mohon maafkan segala macam kekhilafan...

seperti selepas malam datangnya siang
oleh itu waktu senang jangan lupa daratan



hari-hari lalu menyimpan kisah tersendiri
aneka macam peristiwa serta kejadian yang terjadi
suka duka, canda tawa, pahit manis datang silih berganti
Illahi Rabbi terimakasih banyak atas nikmat-Mu yang tiada bertepi

gunakan kesempatan untuk kebaikan
sebelum segalanya terlepas dari genggaman



manusia itu makhluk yang tak luput dari kekhilafan
makhluk yang seringkali lupa bersyukur atas nikmat yang diberikan
tak jarang pula justru hilang kesabaran ketika ditimpa kemalangan
duh, manusia.. semoga DIA tak bosan untuk memaafkan

kelak menyesal nanti tak berkesudahan
apa guna sesalan hanya menekan jiwa



adakah penyesalan yang terus kau risaukan,
kau pikirkan terus menerus dan dijadikan beban?
apakah kau lupa bahwa DIA Maha Memaafkan?
mohon ampun pada-Nya, kemudian tak lagi mengulangi kesalahan

jangan dipikir derita akan berpanjangan

kelak akan membawa putus asa pada Tuhan

tak sedikit manusia yang lebay dengan apa yang mereka rasakan
seolah dirinyalah yang paling paling paling merasakan kesengsaraan
tak ingatkah bahwa di luar sana banyak yang lebih memprihatinkan
hanya saja mereka semua tidak melampiaskan melalui keluhan (!)

ingatlah biasanya kabus tak berpanjangan
setelah kabus berlalu pasti cerah kembali



tak ingatkah semalam seseorang telah mengingatkan
sesungguhnya DIA Tahu apa saja yang hamba-Nya butuhkan
bukan sekedar apa yang hamba-Nya inginkan ataupun harapkan
maka yakinlah bahwa Kuasa-Nya lah sebaik-baiknya ketetapan

ujian adalah tarbiyah dari Allah
apakah kita ?kan sabar, ataupun sebaliknya



jika ujian atau musibah tak menghiasi hari-hari kita,
maka tak sedikit manusia semakin lupa dengan Penciptanya
duhai diri, semoga kau tak termasuk dalam golongan pendusta
ataupun golongan orang yang mendekat ketika ada maunya

kesenangan yang datang selepas kesusahan

semuanya adalah nikmat dari Tuhan


Illahi Rabbi.. maafkan atas angkuhnya diri ini
dimana seringkali lalai dan seolah tak peduli
terimakasih atas segalanya yang telah Engkau beri
Illahi Rabbi.. semoga Engkau tetap Mencintai kami

mainkan saja peranmu sebagai hamba-Nya
sabar dan syukur jangan pernah kau lupa...


jika tak membawa manfaat, maka lepaskan
jika tak mendekatkanmu pada-Nya, maka tinggalkan
jika justru membuatmu melupakan-Nya, maka singkirkan
sungguh.. keputusan ada di tanganmu untuk nantinya kau wujudkan melalui tindakan..

hari-hari lalu juga sempat diingatkan
bahwa keluhan takkan menyelesaikan permasalahan
oleh karenanya, hanya pada-Nya kita gantungkan harapan
agar nantinya kita tidak merasakan kekecewaan,
melainkan yang dirasa adalah kecintaan pada-Nya Yang Maha Mencinta...

___________
kepadamu kisah usang yang tak ingin disapa
rangkaian kata lalu, sang pembawa cerita
hadirmu telah membawa bahagia
kini saatnya kau untuk dilupa~

2 comments:

  1. Jadi diingetin lagi nih soal kecintaan padaNya. Buat merenung oke ni

    ReplyDelete