Showing posts with label Personal Thought. Show all posts
Showing posts with label Personal Thought. Show all posts

Friday, May 20, 2016

Challenge yang.... masih terus berlanjut!

Bismillahirrahmanirrahim.

Baiklah, sebelum melanjutkan aktivitas sore hari ini, perkenankanku untuk membalas salah satu postingan orang yang katanya semalam tuh brokoro gitu :'D

Seperti yang telah disebutkan pada postingan sebelumnya bahwa sejak di penghujung SMP sampai dengan di SMA tuh akunya ikutan komunitas jejepangan gitu. Alhamdulillah, sebenarnya menjadi suatu hal yang patut untuk disyukuri yaaa, karena bisa dibilang awal-awal mengenal yang 'maya-maya' tuh insyaaAllah ngga sia-sia juga deh yaaa. Bagaimana tidak? karena yang 'maya-maya' itu tadi tuh di jaman segitu (?) akunya sudah bisa mengenal mereka yang ngga hanya dari satu kandang saja. Maksudnya sebagian besar diantaranya dari kota berbeda, bahkan luar pulau loh. Alhamdulillah :')


Jadi tuh gini..
Menjelang akhir Desember 2015 lalu, setelah berteman sekitar 4 tahun lebih tuh pada akhirnya aku bertemu dengan dua orang kakak yang berada dalam komunitas yang sama denganku. Mengapa kakak? Iyaaa, karena mereka tuh jauh lebih tua *sengaja di bolditalic dan underlined* dari aku. Itu adalah kali pertamaya ketemu orang dari komunitas yang itu tuh, sebut saja TCN. Titik. Nah, salah satu diantara kedua kakak itu tuh memiliki wajah yang seolah perpaduan wajah tiga orang yang aku kenal menjadi beliau. Ckck X'D

Kemudian berlanjut menuju tahun berikutnya. Sekitar awal Januari 2016 lalu tuh ada jfest gitu. Aku ngga ingat betul lokasinya dimana, tetapi ketika itu tuh aku memang ngga bisa ikutan hadir. Nah, salah satu dari orang tua itu tuh ngajak hadir. Kata beliau ketika itu tuh, ''Aku pengen nantang duel otak secara langsung. Ngga terima masa aku kalah sama kamu. Kalau emang iya, aku penasaran apa bakalan kalah secara langsung juga ngga yaaa.''  Btw inget duel otak kan yaaa? Ituloh salah satu mobile games yang sempat hitz pada masanya saja, tetapi sampai saat ini tuh masih belum aku hapus karena benar-benar ingin menepati janji untuk duel secara langsung *pasang tampang menantang X'D

Karena saat itu akunya benar-benar ngga bisa hadir, pada saat yang sama ternyata ada salah satu postingan di grup yang isinya tuh gambar jfest mendatang. Tepatnya pada pertengahan bulan Mei 2016 di Blok M. Tanpa pikir panjang ketika itu tuh langsung saja aku forward gambar tersebut kepada beliau sambil mengusulkan kalau event tersebut sebagai penggantinya.

Nah, bertepatan dengan waktu yang sama pula ketika itu tuh seketika muncul suatu hal yang dipikirkan. Jadi memang sejak awal Januari, aku sudah mempunyai targetan untuk lebih sering posting supaya akumulasi postingan di akhir tahun dapat berkali-kali lipat dengan tahun sebelumnya. Alhamdulillah, kakak yang satu itu tuh kebetulan juga seorang blogger. Apapun itu isi blognya, tetapi beliau suka menulis ehh mungkin lebih tepatnya curhat pada blognya itu :'D

Yasyudah, karena sebelumnya merasa telah ditantang untuk duel secara live *halah* pada akhirnya akupun ikut memanfaatkan kesempatan untuk menantang balik. Iyaaa, seperti yang telah diketahui bahwa tantangannya adalah untuk istiqomah dan komitmen dalam memposting paling tidak satu kali dalam satu minggu. Karena merasa gengsi apabila harus menolak, beliaupun menyetujui dan menerima challenge tersebut dengan kesepakatan bahwa akan berakhir pada saat bertemu di event pertengahan bulan Mei mendatang *jeng.. jeng.. jeng..*


Sejujurnya challenge yang secara spontan aku utarakan tersebut mungkin lebih kepada kepentingan pribadi. Iyaaa, supaya ada alasan untuk terus menulis - mengetik - memposting. Tetapi karena mungkin kita dalam kondisi yang sama, bisa dibilang juga kalau challenge itu juga untuk kepentingan kakak tua yang satu itu *siulsiual*

Singkat saja, bulan ini adalah bulan Mei. Jfest tersebut dilangsungkan pada tanggal 14-15 Mei lalu. Lantas? Bagaimana?

Awal bulan Mei tuh kami sudah rencana buat datang hari Minggu. Titik. Aku tuh sempat apdet di bbm: ''ENNICHISAInya besok saja, kemungkinan sampai jam 2 buat menepati janji sekaligus.... action figure *uhuk* see you there!'' Jadi tuh maksudnya aku cuma bisa sampai jam 2 siang karena ba'da ashar tuh sudah harus di Depok dan itu udah ngga bisa diganggu gugat :'D

Beberapa kawan ada yang ngajak ketemu disana, diantaranya si anak Bekasi yang alhamdulillah kami bisa berteman, lalu anak Bekasi lainnya yang aku kira melanjutkan kuli-ah ke Bandung lalu salah seorang kakak cielers yang akupun belum tau betul orangnya tapi padahal ketika foto bareng setelah nobar di GI akhir 2015 lalu tuh kita sebelahan loh tapi yaaa namanya juga ngga ngeh kan :' dan ngga tau hiks, beberapa kawan di komunitas yang sebenarnya akupun sudah masuk grup rombongan dan kemudian kakak yang satu itu..

Malamnya tuh beliau sempat chat yang isinya ternyata salah persepsi. Beliau justru mengira kalau aku bisa jam 2 siang, padahal kaaaaann.... Singkatnya, aku tuh bisa datang pagi sampai siang dan beliau memilih datang siang sampai sore. Ckck.

Tanpa berpanjang lebar di chat, beliau akhirnya bilang untuk membatalkan karena yaaaa aku ngga bisa sampai sore dan beliau ngga bisa dan ngga mau kalau siang. Salah satu hal yang perlu dicatat adalah lagi-lagi.... manusia memang hanya bisa berencana, tetapi bagaimanapun juga kalau ternyata ngga dikehendaki sama DIA tuh yaaa manusia bisa apa? :'D


Begitulah, rencana yang digagas sejak awal tahun 2016 ternyata tidak tersampaikan. Kalau kata kakak itu dalam chatnya, ''Serius.. Sedih sih nggak, cuma kayak 'hah.. padahal udah jauh jauh bulan direncanain, tapi tinggal beberapa jam malah batal' rasanya gimana ya? Kayak 'ah.. kurang beruntung' gitu X'D'' Kalau aku sendiri sih biasa aja dan malah ketawa juga ketika baca chatnya ya ampuuuunn X'D

Bagiku, ini tuh bisa jadi kesempatan juga. Maksudnya kesempatan untuk memperpanjang challenge. Iyaaaa, dengan begini kan bisa lagi tuh dibuat kesepakatan selanjutnya supaya hm... lagi-lagi ada alasan untuk terus menulis - mengetik - memposting. Memang sih yang buat sedihnya tuh.... ngga jadi jumpa dengan action figure aaaaa :'(

Nah, berikut ini aku lampirkan beberapa chat yang aneh banget ya ampun X'D




Kepada yang terhormat kakak tua yang sendirian ke ennichisai, mohon maaf lahir dan batin yaaa. Terimakasih loh tadi pagi udah kirim link dan ternyata bagian akhir bacannya tuh ada hal yang justru bikin syedih. Haha :'D


Pokoknya selamat melanjutkan challenge yang sejujurnya memang belum usai. Selamat menulis dan ber-busy ria. Laluuuu.. dapat salam nih dari buku 210 halaman dengan cover warna putih X'D

Btw semalam aku tuh udah ada niatan buat tweet sesuatu karena memang ketika itu ada momennya, tapi ternyata malah ngga keposting. Pokoknya biarkan itu menjadi misteri deh yaaa, kalau tau tuh nanti kaka baper lagih X'D

Bukan untuk Dibaca, ini Menyebalkan!


Bismillahirrahmanirrahim.


Pada kesempatan kali ini, mari kita membicarakan hal-hal yang menyebalkan :'D
Yaaa, meskipun menyebalkan.. tetapi alangkah baiknya mengawali tiap postingan dengan basmallah supaya hal-hal menyebalkan yang akan dibicarakan ngga melampaui batas juga (?)




*menghela napas*

Bagaimanapun juga ngga bisa dipungkiri lagi bahwa aku tuh... suka dengan... yaaa pokoknya 日本が好き !!


Teringat kembali bahwa beberapa waktu sebelum benar-benar memasuki masa SMA tuh sempat 'vakum' dari アニメ. Yang sebelumnya sekali-duakali masih meluangkan waktu untuk melihat itu, tetapi selama tiga tahun lamanya bahkan lebih tuh justru menjauh dan semakin jauh dari hal itu. Padahal sejak awal-awal SMA juga merupakan saat dimana sedang 'gencar-gencarnya' *halah* dengan beberapa komunitas je.... jepangan. Iyaaaa, sampai-sampai tiap hari tuh rasanya pasti ada keceriaan yang dirasa ketika itu. Seiring berjalannya waktu, kini sebagian besar diantara mereka syibuk dengan kesibukannya masing-masing di dunia nyata *uhuk* :')



Duh, maafkan. Sebenarnya ini bukan momen untuk nostalgia m(_ _)m

...


Terlepas dari itu. Ketika memasuki dunia pasca sekolah, ternyata ada begitu banyak hal tak terduga dan tak disangka-sangka yang memang justru malah terjadi (?)
Memang.. manusia tuh tau apa sih? Ngga sedikit daripadanya yang sok-sok menduga-duga, padahal kan kalau DIA tidak Menghendaki maka segala macam hal yang sebelumnya diduga-duga itu tuh akan tetap menjadi dugaan saja. Ckck, banyak-banyak dzikir dan istighfar deh yaaa *ngomong depan kaca*



Berkaitan dengan hal-hal tak terduga tersebut, diantara yang masih meninggalkan kesan adalah beberapa hal yang terjadi pada pertengahan tahun ketika. Ialah saat dimana aku tuh dihadirkan dengan hal-hal yang masyaaAllah deh, termasuk yaaa diingatkan akan アニメ X'D


Btw... terimakasih banyak kepada seluruh pihak yang telah memberikan aneka macam アニメ yang rupa-rupa warnanya. Alhamdulillah, sampai dengan saat ini masih diberikan kesempatan untuk merasakan kenikmatan duniawi yang salah satu diantaranya adalah membaca 漫画 lalu melihat アニメ yaaaa meskipun terkadang itu menyebalkan :'D



Apa sih yang menyebalkan?
Beberapa kali tuh sempat juga muncul pertanyaan semacam itu dari dan untuk diri sendiri. Sampai dengan saat ini, tanpa ada jawaban yang benar-benar pasti tapi tuh rasa sebal itu masih ada. Duh :'



Yaaa, sekali lagi ngga bisa dipungkiri bahwa kecintaan atau rasa suka yang aku rasa dengan dunia jejepangan tuh memang benar adanya. Sekali lagi, termasuk membaca 漫画; menonton アニメ atau ドラマ dan juga action figure yang terlewatkan *lirik yang ngga sengaja dilirik (?)


Mungkin hal ini berawal karena terlalu sering menertawakan orang yang tiba-tiba suka bilang kalau beliau brokoro gitu kali yaaa, pada akhirnya aku juga ikut merasakannya. Bukan brokoro, tetapi merasa sebal akan jalan cerita yang telah dibaca. Duh, diri ini lemah memang..

***


Langsung saja diawali dengan sebuah judul 漫画 dengan total 23 volume. Alhamdulillah bisa menyelesaikan bacaan itu dengan jalan cerita yang menarik sekalipun memang menyebalkan. Berkisah tentang hal-hal yang mungkin aku satukan menjadi kata 'tujuan' dengan beberapa selingan yang dramatis syekali itu, pokoknya benar-benar menyebalkan. Oleh karenanya, 漫画 itu ngga recommended deh yaaa. Agak khawatir aja kalau dibaca sama mereka yang punya sisi melankolis sekalipun ngga dominan tuh malah jadi baper, padahal ceritanya jelas-jelas menyebalkan syekali. Argh ¬o¬


Btw ternyata manga tersebut sudah ada animenya, tetapi aku belum benar-benar memutuskan untuk melihat sih yaaa. Agak sedikit khawatir juga kalau ternyata ngga beda jauh menyebalkannya atau malah jauh jauh jauh lebih menyebalkan. Duh :'D




Berikutnya アニメ yang didapat dari seorang kawan. Ngga ingat betul apa yang membuatnya menyebalkan, tetapi anime ini memang pantas untuk masuk dalam list yang menyebalkan. Berkisah tentang hal terkait pernyataan, ''Jika aku dapat memutar waktu..'' *jeng.. jeng.. jeng* Untuk yang seperti ini memang ngga bisa menduga-duga karena anime yang berkaitan dengan waktu tuh banyak syekali jumlahnya :p



Selanjutnya salah satu アニメ lucu yang kalau kata beberapa kawan tuh sebenarnya sedih gitu, tetapi sejujurnya untuk aku sendiri tuh lucu syekali. Baiklah ini salah satu yang bukan tentang menyebalkan, tetapi memang lebih tepat disebut lucu. Berkisah tentang hal dusta yang sepertinya sudah banyak dikenal dan tanpa aku jelaskan lebih lanjut rasanya tentu saja sudah dapat ditebak judulnya X'D



Nah, berikutnya salah satu ドラマ yang argh menyebalkan sekali! Oiya, setelah semua episode beres ditonton tuh aku baru tau kalau ada salah seorang pemeran yang sepertinya agak kasian dengan beliau. Ya ampun, maafkan >o< Ketika melihat salah satu pemeran utamanya, sekilas teringat vokalinya L'Arc¬En¬Ciel. Ngga mirip sebenarnya, tetapi seperti ada suatu hal yang sama diantara mereka. Ntahlah.. yang jelas inipun ngga recommended karena ini tuh dorama yang benar-benar menyebalkan aaaaa >_</



Dilanjut dengan アニメ yang sebelumnya mungkin pernah aku bahas. アニメ yang memang ngga direlakan kalau harus berakhir pada season dua saja. Ngga tau apa yang membuatnya menjadi spesial, tetapi rasanya berat sekali ketika harus menerima kenyataan bahwa anime tersebut berakhir di season dua. ミカユウ, semoga kalian tetap bisa saling menjaga satu sama lain yaaa :'D *bukan baper XDDD




Untuk selanjutnya ada ドラマ jadul banget! Menceritakan tentang si リカ yang ngga recommended juga karena... ahh, sudahlah :'D



Baiklah, berikutnya aaaaa season 3 yang dijanjikan akan rilis pada tahun ini. Tetapi pada kenyataannya memang aku belum tau kelanjutan kisahnya. Agak terkesan 'gore' tetapi untuk yang ini tuh aaaaa... さすが! Kalaupun yang ini nantinya masuk dalam list menyebalkan, kemungkinan besar karena ngga rela juga harus berakhir pada season 3 *siap tisu :'


If YOU know what thisi picture mean :p


Kemudian satu lagi アニメ yang jalan ceritanya memang bagus. Salah seorang kawan telah menjanjikan untuk memberikan lanjutan season dua yang sebenarnya belum tamat. Sejujurnya menjadi salah satu hal yang dinantikan terkait dengan kelanjutan kisahnya, tetapi ini tuh juga menyebalkan. Titik. Duh, bagaimana tidak? Sepertinya hampir serupa dengan dua diantara kisah yang telah sedikit diulas sebelumnya. Yaaaa, betapa menyebalkannya si pemeran utama. Ckck. Dan payahnya, sepertinya aku merasa bahwa telah bahkan sedang menemui di dunia nyata... dia... dengan karakter yang secara ngga langsung memang hampir sama menyebalkannya. Ckck. FYI, dia disini tuh maknanya jamak. Waspadalah.. Waspadalah.. *halah X'D



Ada juga nih salah satu アニメ yang rada beda dengan live actionnya, begitupun sebaliknya :'D


Bukan terakhir sebenarnya, yang satu ini adalah yang diselesaikan menjelang malam sebelumnya. Ngga tau kenapa tetapi ini juga menyebalkan. Apa mungkin karena tadi abis ngledek yang katanya betmut sampai-sampai akhir yang didapat adalah rasa sebal atau... ntahlah. Duh :'D




Di samping itu semua, banyak lainnya yang sebenarnya juga menyebalkan hanya saja sudah 'agak' dilupakan :')
Selain itu, ngga sedikit diantaranya yang juga memberikan pelajaran serta menjadi motivasi secara tidak langsung loh. Alhamdulillah :3



Tanpa mengurangi rasa hormat, aku ingin berterimakasih kepada semua pihak terkait yang telah berbagi sekalipun adalah hal yang menyebalkan yang didapat. Duh, terimakasih banyak loh :'D



Salah satu pelajaran yang didapat malam ini adalah bahwa sepertinya aku mulai menyadari definisi 'sebal' ataupun 'menyebalkan' yang aku maksudkan. Yaaa, meskipun belum benar-benar tuntas secara keseluruhan :')


Kepada siapa saja yang aku hormati, maafkan diri ini yang memang adanya seperti ini. Namanya juga makhluk yang belum dewasa, ckck.


Jauh.. jauh.. dan jauh dari itu semua...
yang menjadi kebanggan adalah....


beliau itu.. (/ω\*)
日向ネジ!

Baiklah, salam sehat dan SEMANGAT!


btw purapura ngga tau artinya aja yaaa, ngga usah pengen tau juga.. nanti menyesal :p

Wednesday, May 18, 2016

Darurat Moral, Bagaimana Peran Pemuda 'Masa Kini'?

Bismillahirrahmanirrahim.

dakwatuna.com – Jakarta. Indonesia bukan lagi mengalami darurat hukum, melainkan darurat karakter bangsa. Pasalnya meski instrumen hukum Indonesia sudah lengkap, pemerintah masih mengabaikan karakter kenegarawan dalam tubuh bangsa Indonesia.


Hal itu disampaikan budayawan Garin Nugroho kepada Berita99 dalam diskusi “Indonesia, Darurat Penegakan Hukum” di Jakarta, Selasa (2/7)

MEDAN, kini.co.id – Indonesia saat ini sedang dalam kondisi darurat moral. Demikian diungkapkan Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Menridtek Dikti), M Natsir.

“Keadaan darurat moral itu ditandai dengan berbagai macam periistiwa dan ancaman terhadap kelangsung hidup generasi muda bangsa ini terutama bahaya narkoba yang telah merambah hampir seluruh kalangan dan profesi,” katanya saat membuka acara Nusantara Mengaji di Universitas Panca Budi (Unpab) Medan belum lama ini. Bahkan, dunia pendidikan di Indonesia saat ini dihantui degradasi moral yang mencekam. Terlebih, saat ini muncul kejadian-kejadian amoral yang terjadi.


***


Indonesia darurat Moral! *pake tanda seru*

Begitulah beberapa postingan yang muncul di timeline pesbuk ketika aku buka, lihat dan baca-baca jejaring sosial tersebut. Sumber dari beberapa postingan yang telah menghiasi halaman 'home'-nya pesbuk tersebut berasal dari salah satu fanpage yang berisi meme gitu.

Memang..

Pertama, ngga bisa mengelak juga pada kenyataan yang terjadi *halah* karena secara disadari ataupun tidak yang namanya moral ataupun tata krama di jaman sekarang ini sudah amat teramat sangat kurang sekali. Pekan lalu, salah satu mata kuliah membahas mengenai kejahatan kesusilaan yang pada kenyataannya memang sedang banyak-banyaknya terjadi. Duh, miris banget loh yaaa :"

Kedua, ketika kita membicarakan "pihak" yang berkaitan dengan permasalahan seperti ini maka siapa yang salah dan seharusnya disalahkan? Kalau kata bang napi tuh “Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah,, Waspadalah.."

Gini loh, anak-anak ataupun pemuda tuh ngga sedikit yang masih labil ataupun ikut-ikutan. Kalau seandainya apa yang mereka LIHAT, TONTON, DENGAR tuh hal-hal baik maka ngga menutup kemungkinan jika mereka akan meniru serta mencontohnya. Nah, kalau ternyata yang mereka LIHAT, TONTON dan DENGAR tuh justru jauh dari kebaikan gimana tuh? Salah siapa? Padahal dalam KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) secara jelas disebutkan bahwa pihak yang memfasilitasi tuh juga merupakan pelaku loh, sekalipun sebutannya pelaku pasif tetapi tetap saja ikut dijatuhkan hukuman. Nah loh~

Duh, ngga mau untuk melanjutkan bagian ini deh yaaa.. karena kalau terus dan terus membahas tentang kejahatan, pelanggaran serta perbuatan melawan hukum tuh bawaannya gregetan sendiri. Aaaaa~ *mengepalkan tangan*

*uhuk*

Baiklah..
Setelah kemarin sempat menyinggung berkaitan dengan 'kejutan' di grup,
kali ini tiba-tiba teringat akan sebuah grup yang... sudah hampir benar-benar aku lupakan *halah*

Mungkin agak sedikit berkaitan juga dengan kemirisan di atas :'

Ketika itu di penghujung SMA. Aku tuh diajak bergabung ke salah satu komunitas oleh salah seorang kawan yang dikenal ketika lomba jejepangan mewakili sekolah pada awal SMA lalu. Karena sebagai murid yang ketika itu merupakan angkatan paling tua, udah gitu hanya tinggal menunggu pengumuman kelulusan saja dan bisa dibilang rada nganggur pula. Duh :'D Akhirnya bersedialah aku bergabung dengan komunitas tersebut.

Ini tuh salah satu kisah sekitar tiga tahun lalu...

Lalala, begitu banyak hal yang terjadi sejak aku dinyatakan bergabung dengan mereka. Karena terlalu banyaknya, sampai-sampai rasanya ngga perlu menceritakan secara rinci dan mendetail karena yaaa... namanya juga 'hampir' benar-benar dilupakan X'D

Adalah sebuah grup yang sebenarnya sebagian besar dihuni oleh mereka yang berada di bawah aku. Selisih usianya sekitar dua sampai empat tahun di bawah aku, meskipun beberapa diantaranya seumuran dan ada juga yang lebih tua. Salah satu hal yang membuat teringat adalah pada waktu itu saja.. mereka.. yang di bawah aku.. ngga gitu bisa yang namanya mengendalikan emosi. Duh, syedih banget ketika harus mengingatnya. Karena dari satu kata sepele saja tuh bisa menjadi panjang kali lebar kali tinggi dan bahkan berlarut-larut. Hanya dari satu kata tuh bisa menyinggung semuanya yang bahkan juga membuat mereka dengan mudahnya melontarkan kata-kata kasar yang ngga banget deh yaaa. Argh! Selama ini.. sepanjang aku bergabung dengan komunitas jejepagan tuh yaaa.. baru kali ini yang rasanya benar-benar annoying bangetz *pake z* -______-

Grr.. ketika mengakhiri paragraf di atas sadja rasanya syudah syangat syebal syekali. Bagaimana kalau harus menjelaskan mengenai siatuasi dan kondisi grup ketika itu? Duh, ngga sanggup deh -______-
Semoga aku, kamu, dia, mereka, kalian dan kita semua senantiasa menjadi hamba yang dicintai-NYA. Aamiin :'

Kembali kepada kalimat, "Indonesia darurat Moral"

Sebelum mengkhawatirkan yang lebih jauh lagi, sebenarnya ada beberapa lainnya yang juga aku khawatirkan. Baiklah, maksudnya tuh beberapa grup lainnya yang juga aku khawatirkan. Salah satu diantaranya adalah grup yang saat ini sedang sibuk menggarap suatu acara yang insyaaAllah akan diadakan sekitar bulan Oktober mendatang. Grup yang sejujurnya aku banggakan pada masanya. Duh :' *ambil tisu*

Hal seperti ini terkadang juga buat diri ini teringat akan pernyataan, "Jangan terus berada pada zona nyaman". Ini tuh salah satu pernyataan yang cukup ngena dan dalam situasi tertentu sempat dihindari. Ntah karena terlalu jleb ataupun ntahlah.. Dan untuk aku khususnya, salah satu langkah konkret yang mungkin telah aku lakukan untuk 'keluar' dari zona nyaman adalah yaaa ketika bergabung dengan grup semacam itu. Dalam hal ini boleh disebut sebagai grup duniawi :'D

*menghela napas*

Sekali lagi memang.. yang namanya penyesalan itu datangnya belakangan, karena kalau yang di awal tuh namanya pendaftaran (?)
Mungkin dalam perjalanan hidup sampai dengan saat ini tuh sempat sesekali menyesali apa yang telah terjadi ketika itu. Tetapi sebagian besar setelahnya justru bersyukur karena darisanalah diri ini mendapat pembelajaran yang begitu berarti. Semoga untuk selanjutnya ngga akan ada lagi kejadian atau peristiwa serta pengalaman hidup yang terlambat untuk disyukuri. Allahumma aamiin.

Duh, rangkaian kata ini ditulis secara spontan dan mengalir begitu saja karena 'terlanjut' dibuat gregetan dengan kabar remaja serta pemuda belakangan ini. Salah satu komentar dari postingan yang sempat aku lihat di timeline pesbuk tuh kurang lebih seperti ini, "Astaghfirullah, sudah akhir zaman.." *kemudian terdiam*

Apa yang harus dilakukan anak muda itu sama seperti yang mesti dilakukan seorang petani. Ia wajib mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan. Bila ia menghabiskan seluruh hasil panennya, tentu ia akan miskin saat sudah tidak panen lagi. (Ibnu al Jauzi, Shaid Al-Khâtir)


Duhai diri..
Sebagai umat akhir zaman, jangan sampai kita justru menghabiskan sisa waktu yang dimiliki untuk 'pasrah' dengan perubahan waktu serta perkembangan zaman
Manfaatkan sisa waktu yang masih DIA beri untuk terus dan terus introspeksi serta berbenah diri karena sungguh.. kita tuh ngga tau sampai kapan kesempatan seperti ini masih dapat kita nikmati
Ngga perlu sibuk menyia-nyiakan hidup untuk mempermasalahkan orang lain, tetapi alangkah baiknya untuk mengembalikan kepada diri sendiri. Ngaca dulu deh pokoknya.
Sudah baik-kah kita? Sudah benar-kah kita? Sudah sempurna-kah kita?
Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna, tetapi berusaha untuk menyempurnakan diri tuh bukan menjadi hal yang salah bukan?
Think smart, broh!
*menatap sinis ke depan kaca*


Jadi...
Bagaimana nasib bangsa ini ada di tanganmu, wahai pemuda!
Jangan jadi pemuda yang sia-sia deh.
Jangan jadi pemuda yang justru bikin malu deh.
Jangan jadi pemuda yang nyebelin, menyusahkan sana dan sini deh.

Aaaaa~

Yuk berbenah!
Yuk Introspeksi diri!
Yuk semangat menuju perubahan!

Salam sehat dan SEMANGAT!

Monday, May 16, 2016

KITA masih harus terus Berjuang!

Bismillahirrahmanirrahim.

Ada beberapa tulisan yang sebenarnya ingin sekali untuk diposting. Tetapi yaaa manusia tuh hanya bisa punya rencana sadja...

Alhamdulillah, beberapa hari ini masih diberikan kesempatan untuk menghadiri beberapa pertemuan berbeda dengan para orang-orang hebat yang berbeda kemudian di tempat berbeda dan berkaitan dengan pembahasan berbeda pula. Alhamdulillah. InsyaaAllah ngga sedikit ilmu dan manfaat yang bisa diambil, semoga ke depannya dapat lebih baik. Aamiin.

Alhamdulillah, ada beberapa perjalanan yang belum benar-benar dituangkan ke dalam catatan. Semoga masih ada kesempatan yang diberikan untuk mengabadikan tiap perjalanan yang pasti memiliki kesan. Apapun itu. Karena yang namanya pengalaman serta perjalanan hidup tuh pasti ada kesan tersendiri, bahkan ada hikmah atau pelajaran baru yang dapat diambil *lirik salah satu apdetan status pada Jum'at siang lalu*

Alhamdulillah, sampai dengan saat ini atas izin-Nya aku tuh masih dikelilingi dengan orang-orang yang masyaaAllah pokoknya. Duh.. semoga aku, kamu, dia, mereka dan kita semua dapat saling mengingatkan dalam hal-hal baik yaaa. Allahumma aamiin.

Alhamdulillah, beberapa hari ini merasakan kebahagiaan yang ternyata memang tidak mudah untuk dituangkan melalui tulisan. Semoga diri ini ngga terlena dengan rasa bahagia yang dirasa, sehingga sampai lupa untuk mengucap syukur atas segala macam nikmat yang telah DIA berikan *tertunduk*

Alhamdulillah, bagaimanapun diri ini memang ngga boleh sampai kufur akan nikmat-Nya. Salah satu pengingat yang sempat dirasa adalah bahwa yang namanya pahit-manis kehidupan tuh sudah menjadi hal yang biasa. Hanya saja, bagaimana kita bisa memposisikan diri kita ketika menghadapinya. Duhai diri, pokoknya jangan sampai lupa diri loh yaaa *menatap sinis ke depan kaca*

Kemudian..
Salah satu hal luar biasa lainnya yang ingin disampaikan adalah berkaitan dengan beberapa grup yang aku ikuti di wasap. Beberapa hari, bahkan beberapa pekan terakhir rasanya ada berbagai macam kejutan berbeda dari tiap grup. Tidak sekedar membuat terkejut, tetapi juga membuat terdiam; berpikir; berkaca dan termenung. Hal yang membuat teringat akan hal ini adalah apa yang baru saja terjadi pada sore ini dan juga kemarin. Duh, masyaaAllah. Lagi-lagi masih terlalu sulit untuk mengungkapkannya sekalipun itu hanya melalui tulisan. Dan lagi-lagi ada salah satu hal yang perlu diingat bahwa semua yang terjadi adalah karena Kuasa-Nya. Oleh karenanya, jangan sampai lupa untuk mengucap syukur loh yaaa ;)

Perjalanan ini masih begitu panjang, bahkan diri ini tak tau akan segala macam hal yang siap menghadang. Nah, bagaimanapun kita tuh ngga boleh merasa lelah untuk terus berjuang. Karena diri ini masih harus tetap bersiap untuk memberantas segala macam penghalang hingga akhirnya tiba saat dimana kita untuk menang!


sabarlah wahai saudaraku,

tuk menggapai cita..
jalan yang kau tempuh sangat panjang
tak sekedar bongkah batu karang..

yakinlah wahai saudaraku,

kemenangan kan menjelang..
walau tak kita hadapi masanya
tetaplah al-Haq pasti menang..


tanam di hati benih iman sejati

berpadu dengan jiwa Rabbani
tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
tuk tegakkan kalimat Ilahi

pancang tekadmu jangan mudah mengeluh

pastikan azzam-mu semakin meninggi..
kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
namun janji Allah yang Haq dan pasti..

munsyid: Izzatul Islam

Selamat berjuang, duhai para pejuang!
Nikmatilah lelahnya perjuangan yang dirasa,
hingga akhirnya kita sampai pada kemenangan.




Btw..
Mohon maaf kepada siapa saja yang mungkin telah aku rugikan ataupun aku kecewakan. Namanya juga makhluk, pasti adaaa saja khilaf dan salahnya. Oleh karenanya, jangan segan untuk menegur langsung supaya akunya bisa jadi lebih peka dan sadar diri. Duh... :"

Salam sehat dan SEMANGAT!

Monday, May 9, 2016

Ojo Kemrungsung Le.. Kabeh Wes Ono Seng Ngatur..

Bismillahirrahmanirrahim.

Belakangan ini seolah diingatkan untuk tidak tergesa-gesa ataupun terburu-buru dalam mengambil suatu tindakan. Apapun itu. Hal ini juga yang mengingatkan pada salah satu gambar yang berhasil diambil tertanggal 26 Januari 2016 lalu. Tepat sebelas hari setelah dia bersama-Nya :)

Hari itu, di perjalanan pulang dari kampus secara ngga sengaja melihat mobil yang bagian belakangnya tertempel stiker bertuliskan "Ojo Kemrungsung Le.. Kabeh Wes Ono Seng Ngatur.." Kalimat sederhana berbahasa djawa ini menurutku memuat makna yang bisa bikin terdiam dan termenung. Karena merasa amat disayangkan kalau nantinya nasehat tersebut begitu saja dilupakan, segera saja akunya ambil hape untuk mengabadikannya. Alhamdulillah, I got it!


Hari itu pulang dari kampus dengan senyuman. Bertepatan dengan pengambilan KHS (Kartu Hasil Studi) yang andai saja dapat langsung aku perlihatkan pada dia yang telah banyak berkorban. Illahi Rabbi semoga Engkau berkenan untuk menyampaikan salam serta berjuta cerita yang telah aku titipkan. Allahumma aamiin..

Tentang tergesa-gesa...


Jangan tergesa-gesa memuji atau mencela seseorang. Boleh jadi orang yang berbuat baik padamu sekarang, berubah buruk kepadamu nanti. Dan bisa jadi orang yang berbuat buruk kepadamu hari ini, berubah menjadi baik padamu suatu hari nanti. - Abdullah bin Mas'ud


Tidak hanya dalam menilai, memuji ataupun mencela seseorang. Namun dalam segala macam hal lain, alangkah baiknya kita tidak begitu saja bersikap tergesa-gesa ataupun terburu-buru dalam bertindak.


Tergesa-gesa itu berbeda dengan bersegera. Allah SWT memerintahkan kita untuk bersegera dalam berbuat kebaikan, bukan tergesa-gesa. Karena tergesa-gesa biasanya disertai nafsu, sedangkan bersegera dikarenakan pemahaman untuk bertindak. Karena itu, mari kita tidak tergesa-gesa dalam mengerjakan suatu hal dan bersegera untuk berbuat kebaikan.



Sebagai contoh, ada dua orang yang diminta mengerjakan sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan dalam 7 hari. Orang pertama mengerjakannya langsung pada esok harinya, sementara orang kedua baru akan mengerjakannya tepat satu hari sebelum batas akhir. Ternyata di satu hari sebelum batas akhir tersebut ia harus mengerjakannya dengan tergesa-gesa, sehingga ia harus begadang semalaman. Di samping itu, orang pertama dapat tidur dengan nyenyak. Keesokan harinya mereka mengumpulkan tugasnya dan hasilnya sama. Namun, orang pertama yang bersegera mengerjakan wajahnya terlihat segar sementara yang terburu-buru wajahnya tampak pucat karena kelelahan.



Sekilas, memang tergesa-gesa dan bersegera ini hampir sama. Namun, kedua hal ini amatlah berbeda. Allah SWT juga menjelaskan dalam Al Quran bahwa manusia telah dijadikan bersifat tergesa-gesa, "Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab)-Ku. Maka, janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera." - QS. al Anbiya : 37


Begitu juga dengan ibadah. Alangkah baiknya kita tidak tergesa-gesa dalam beribadah, misalnya shalat. Termasuk berdo'a atau ketika kita meminta pada-Nya. Jangan celakai diri dengan bersusah payah untuk menggugat Dzat Yang Maha Menguasai Segalanya. Maksudnya memaksa bahkan sampai mengancam agar apa yang diharapkan dapat segera diwujudkan untuk menjadi kenyataan. Sungguh.. Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, bukan sebatas apa yang hamba-Nya inginkan. Duhai diri, usah risau dengan Ketetapan Illahi Rabbi. Karena sesungguhnya manusia tuh memang ngga tau apa-apa. Oleh karenanya, sudah menjadi salah satu kewajiban kita untuk terus bersyukur ketika dilimpahkan nikmat oleh-Nya serta bersabar ketika dihadapkan dengan ujian berupa musibah yang pastinya dapat kita lalui.


Allah SWT berfirman, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” - QS. Al Baqarah : 286


Kembali kepada tergesa-gesa...


Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada Asyaj ‘Abdul Qois, “Sesungguhnya dalam dirimu terdapat dua sifat yang dicintai oleh Allah, yaitu sabar dan tidak tergesa-gesa.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)


Waspadalah pula dari sifat yang jelek ini yaitu tergesa-gesa karena sifat ini sebenarnya berasal dari was-was setan. Dari Anas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Referensi:
- dakwatuna.com
- rumaysho.com

Jangan tunggu menyesal, baru terpikir untuk bertindak. Tetapi berhati-hatilah dalam bertindak agar nantinya tidak ada penyesalan, melainkan adanya hikmah yang dapat diambil dari setiap kejadian.

Semoga aku, kamu, dia, mereka dan kita semua bukan termasuk orang mudah tergesa-gesa dalam bertindak. Aamiin allahumma aamiin,,

ditulis sebagai salah satu pengingat diri
agar tak bosan untuk berbenah diri
serta bersyukur atas segala nikmat yang Dia beri
selamat malam, selamat mengukir mimpi!

Wednesday, May 4, 2016

Sebuah Ruangan Tanpa Siapapun


Bismillahirrahmanirrahim.

Malam adalah salah satu momen yang tepat untuk bisa lebih mendekat kepada-Nya.

Keheningan malam serigkali membuat diri ini tertunduk dan membisu teringat akan Kebaikan-Nya. Padahal terkadang diri ini justru lupa atau pura-pura lupa dengan segala macam pemberian-Nya. Yaa Allah, sungguh.. Kebaikan-Mu tiada tandingannyaaaa :'

Malam kemarin, aku diantarkan kepada yang telah cukup lama berlalu. Hilang. Pergi. Tiada lagi. Dan seolah aku melihatnya kembali. Meskipun tak ada kata-kata yang langsung terucap dari lisan ini.

Nostalgia. Rasanya aku kembali menemui hal-hal lama. Suatu yang memang tidak pernah lagi dijumpa dan disapa. Tetapi ada hal lainnya yang membuat diri ini masih dapat mengingatnya. Duh, betapaaa...

Mengenai hal-hal yang sebelumnya sempat tersimpan. Terekam samar dalam ingatan. Bukan diri ini bermaksud dengan mudahnya untuk melupakan. Hanya saja, banyak hal lain darinya yang memang harus ditinggalkan.

Malam lalu...

Kudapati sebuah pesan dari salah seorang pujangga bermusim. Pesan yang memang tidak secara langsung ditujukan kepada siapa disana, kemudian atas Kebesaran-Nya hingga pesan itupun terbaca. Ya, meskipun dengan tafsiran ambigu yang juga membuahkan tanya.

Rasanya pujangga itu masih tetap saja sama. Selalu dapat menghasilkan buah pikir berupa tulisan yang tak secara langsung dapat dicerna begitu saja. Kali ini ada satu kalimat yang aku tuliskan secara sederhana, "masa lalu bukan untuk terus menerus diingat" itu inti dari paragraf pertama dalam pesannya.

Jujur saja, sepertinya aku memang agak sensitif ketika dihadapkan dengan kata "masa lalu". Sebelumnya aku ingatkan bahwa sensitif disini adalah karena darinya aku mendapat banyak ilmu, pengalaman serta hal-hal baru. Oleh karenanya, bukan suatu penyesalan serius yang terlintas ketika membaca kata itu.

Tanpa adanya Merkurius ketika itu, persoalan tak begitu saja dapat terselesaikan. Hanya saja, ada satu cacatan penting bahwa perlu adanya perjalanan serta perjuangan yang cukup panjang untuk dapat menjumpai Merkurius. Semoga diri ini bisa mengambil pelajaran darinya.

Ketika diajukan pertanyaan, "Jika kau bisa kembali ke masa lalumu, hal apakah yang ingin kau perbaiki?" maka tentunya dengan senyuman akan ingatan tentang kenangan (?) akan aku jawab bahwa semua yang telah terjadi sudah lebih dari cukup.

Rasanya tak ada yang ingin aku perbaiki, termasuk hal itu; yang itu; lalu yang satu itu. Semua yang terjadi saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Disadari ataupun tidak, tetapi memang seperti itu adanya. Terimaksih telah diingatkan. Terimakasih atas segala macam pelajaran. Titik.

Setelah musim itu beranjak pergi, ternyata ada hal lainnya yang kudapati. Suatu hal yang memang belum pernah terpikir sama sekali. Illahi Rabbi, bukan maksud diri untuk menyesali. Hanya saja... betapa payahnya diri ini...

Musim berganti, malam lalupun telah membawa arti tersendiri. Suatu yang memang tak bisa diungkap secara terperinci. Tetapi telah menyadarkan diri ini. Dan juga sedikit terkenang di relung hati. *uhuk*

Kemudian selanjutnya...

Malam ini dihadirkan dengan ingatan lain dari yang lainnya. Sebuah ingatan yang muncul secara tiba-tiba. Tanpa disangka-sangka. Illahi Rabbi.. semoga diri ini dapat mengambil hikmah daripadanya.

Tanpa sadar, seketika diri ini bergumam kecil. Apabila bunga tulip tak lagi kuncup, maka tindakan seperti apa yang akan diambil? *kemudian hening*

Alhamdulillah, malam ini banyak kisah. Mulai dari hal biasa sampai dengan hal yang membuat gundah *halah* Tetapi untung saja tak terlalu membuat resah. Ahh, Illahi Rabbi.. Kuasa-Mu begitu indaaaaahhh (´,,•ω•,,)♡

Duhai Dzat Pemilik Seluruh Jagat Raya, maafkan diri ini yang seringkali membuat-Mu kecewa. Maafkan pula atas segala macam perbuatan yang sebenarnya tidak Kau suka. Maafkan diri atas salah dan khilaf yang juga membuat orang lain luka. Semoga aku bisa lebih introspeksi untuk ke depannya.
Allahumma aamiin..

Pujangga bermusim sempat berpesan sebelumnya, "Pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju. Tetapi sebelum ia setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat.. apa yang tidak disetujuinya." begitu katanya. Terimakasih banyak atas segala macam pengingatnya. Selamat berbagi, selamat menebar kebaikan dan salam sukses teruntuk dirimu disana. Kamu... iyaaa... kamuuuuu... X'D

Tak terasa sudah memasuki bulan kelima. Bulan dimana 'akan' berakhirnya apa yang telah disepakati bersama. Hey orang yang jauh lebih tua *sengaja di bold, italic, underline* disana, bagaimana kabar challenge-nya? Nanti bahas berbama terkait perpanjangannya yaaa. Sampai jumpa *lambaikan sapu tangan*

Sebelum diakhiri, ada ingatan teruntuk diri sendiri. Sungguh, DIA tuh Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi diri ini. Ini tentang kebutuhan, bukan sekedar hal yang diinginkan. Dan terimakasih banyak kepada pihak yang malam ini telah memberi kejutan. Maafkan aku yang telah banyak menyusahkan. Semoga DIA Membalas segala macam kebaikan kalian *aamiin*

Baiklah...

postingan kali ini ditulis dengan senyuman
serta rasa haru atas segala macam kejadian
semoga Allah senantiasa memberi kemudahan
daaann selamat melanjutkan perjuangan~

Salam sehat dan SEMANGAT!

Friday, April 22, 2016

Bagaimana Kabar Pemuda Saat Ini?

Kamu adalah umat yang terbaik
Yang dilahirkan untuk manusia 
Menyuruh kepada yang ma'ruf 
Dan mencegah dari yang mungkar 
Dan beriman kepada Allah
(QS. Ali Imran : 110)

Bismillahirrahmanirrahim...


Tiada yang berhak memilah negrimu tercinta 
Atau mereka musuh yang nyata 
Hancurkan semua dan bentang luas cakrawala 
Mengembang meliputi semesta 

Kalau saja Mahmed II hidup kembali dan melihat kondisi pemuda saat ini, mungkin ia sudah geleng-geleng kepala tak habis pikir.

Ah, betapa kualitas kita dan dirinya terbentang amat jauh!

Pemuda bangkit tegak bentang cakrawalamu
Tepiskan kemalasan lepas belenggu dungu 
Pemuda asah belati fikir dan akalmu 
Tunjukkan semangat bagai singa tegar membaja 

Takkan bebas dunia Islammu hanya dengan ragu 
Dan termangu menjalin mimpi tanpa gerak maju
Takkan tegak dienul Islammu tanpa kerja nyata 
Dan tercencang jeratan angan hampa 

Di saat kebanyakan pemuda berumur 21 tahun sudah angkat dagu, bangga bisa taklukkan hati wanita, Muhammad Al-Fatih sudah mampu taklukkan Konstantinopel.

Di saat para pemuda bersenang-senang habiskan umur 8 tahunnya dengan menghafal lagu-lagu orang dewasa, Muhammad Al-Fatih sudah hafalkan seluruh ayat Al-Quran dalam kepalanya.

Di saat para pemuda masih bingung dengan mimpinya, tidak tahu akan jadi apa, "let it flow" katanya, Muhammad Al-Fatih sudah bertekad dengan lantang sejak kecil, "Ayah, aku ingin menaklukkan konstantinopel."

Di saat para pemuda begitu mudah mengeluh, merasa punya segudang masalah dan tekanan hidup, lalu menganggap hidupnya akan berakhir sia-sia, Muhammad Al-Fatih sudah dibebankan amanah yang begitu besar bahkan sejak ia lahir ke dunia.

Ia menjadi tumpuan harapan tiga generasi akan takluknya konstantinopel, janji yang diucapkan Rasulullah ratusan tahun silam.
Ia menjadi harapan dari 6 abad perjuangan para pendahulu.

Bayangkan! harapan 600 tahun perjuangan para pendahulu dibebankan pada pundaknya!
Ah, tapi sedikitpun ia tak gentar, tak mundur barang sejengkal!

Di saat para pemuda habiskan waktunya untuk bersenang-senang, maraton film, nongkrong berjam-jam, Muhammad Al-Fatih memilih tingkatkan kemampuan fisik dan mengisi otaknya.

Ia kuasai teknik bela diri, memanah, berkuda, berenang, strategi berperang, Ilmu fiqh, hadis, Astronomi, dan matematika.
Ia juga menguasai banyak bahasa; Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani.

Negerimu nan terdengar adzanmu dipelosoknya 
Barat ke timur dan selatan hingga utara 

Tiada yang berhak memilah negrimu tercinta 
Atau mereka musuh yang nyata 

Di saat para pemuda dengan mudah hancur mentalnya ketika direndahkan atau dihina orang lain, Muhammad Al-Fatih punya hati seluas samudera, mental sekuat baja. 

Tak terhitung berapa banyak orang yang merendahkannya saat ia diangkat menjadi Raja pada umur 19 tahun, "Bocah ingusan!" katanya.
Dari musuh hingga orang kerajaan sekalipun meremehkan kemampuannya. Tapi ia lebih memilih memberi bukti nyata.

Di saat para pemuda habiskan air matanya untuk kekasih hati yang tidak jelas, Muhammad Al-Fatih memilih habiskan air matanya untuk memohon ampunan dan panjatkan harapan.

Sejak baligh, tak pernah satu malam pun ia lewatkan salat Tahajud. Ialah Pedang Malam, yang selalu diasah dengan tulus ikhlas.

Di saat para pemuda lupa dan meninggalkan Tuhan, "nanti saja kalau sudah tua" fikirnya, Muhammad Al-Fatih tak sekalipun pernah meninggalkan Allah dalam tiap urusannya.

Ia miliki 250ribu pasukan yang tak sekalipun pernah meninggalkan salat wajib.
Ia laksanakan salat Jumat sebelum menyerang Konstantinopel. Salat terpanjang dalam sejarah, 4 km membentang dari Pantai Marmara hingga Selat Golden Horn di utara! lalu gema takbir bersahutan, menggetarkan, menjadi semangat saat menggempur lawan!

Di saat para pemuda kehabisan cara dan ide-ide cemerlang untuk meraih mimpinya,  Muhammad Al-Fatih tak kehabisan cara, bahkan yang menurut orang lain gila.

Yang ia hadapi ialah Benteng Byzantium! Dibatasi laut dengan pagar rantai besi, terbuat dengan teknologi terhebat pada zamannya, tak mampu ditembus selama 11 abad.
Kokohnya Benteng Byzantium tak membuat Ia kehilangan akal. Tak bisa menyebrangkan 70 kapal lewat laut, ia lumurkan minyak pada ratusan gelondongan kayu, lalu jalankan seluruh armada kapal melintasi bukit hanya dalam satu malam!

Hoila!
Pagi hari menjelang, musuh kaget bukan kepalang. Benteng Byzantium yang selama 11 abad tak terhancurkan, hari itu telah mampu ditembus!

Pemuda berlalu tinta emas terukir 
Berbilang saksi sejarah akan keagungan 
Pemuda al Islam membubung ke langit tinggi 
Getarkan bumi kokoh ketuk pintu arasyi

Kan terpatri catatan suci bak badar berseri 
Dan terurai jerat jahili bak khondak abadi 
Yakin diri kan tercipta lagi khaibar sejati 
Dinaungan asma robul izzati 

Lalu saat ini,

Kita sadar akan bentang yang amat jauh antara kualitas pemuda saat ini dan  di zaman Muhammad Al-Fatih. Kita juga sadar akan ketinggalan yang amat jauh yang harus kita kejar.

Gerak maju musuhmu tak batasi sudut pandangmu 
Pada dinding - dinding sempit di sekelilingmu 
Hancurkan semua dan bentang luas cakrawala 
Mengembang meliputi semesta 

"Kaki anak Adam tidaklah bergeser pada hari Kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal; tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang apa yang telah dia lakukan dengan ilmunya." (HR. Tirmidzi)

Masa muda akan dimintai pertanggungjawabannya bukan?

Harus ada darah tetes ke bumi hai pemuda 
Tegakkan al Islam kian meninggi 
Harus ada jiwa ridho berkorban a... a... a.... 
Menggapai hidup mulia atau syahid kematian 


_________________
Sumber:
  • Izzatul Islam - Seruan
  • Muhammad Al Fatih 1453, Felix Siaw
  • https://kisahmuslim.com/4287-muhammad-al-fatih-penakluk-konstantinopel.html
  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mehmed_II
  • http://www.daarulmuwahhid.org/dm/index.php/artikel/kisahteladan/216-kisah-ahli-tahajud-kisah-pedang-malam-al-fatih-sang-pembuka
  • http://fachmycasofa.com/2015/08/10/3-inspirasi-utama-untuk-mewujudkan-impian-ala-muhammad-al-fatih-pahlawan-islam-penakluk-konstantinopel/