Friday, March 27, 2015

Sudahkah ber-terimakasih? :')

Assalamu'alaykum..
Hai, malam~
Begitu banyak hal yang ingin diungkapkan..

Rasanya....
Ingin sekali diri ini bercerita
Hanya saja....
Aku bukanlah orang yang pandai merangkai kata
Tetapi yaaa inilah diriku apa adanya
Hanya seorang hamba yang penuh dosa
Yang memang hanya manusia biasa.. :)

Aku belajar banyak dari mereka
Orang-orang yang ku temui belum begitu lama
Yang telah membuat mata ini menjadi 'benar-benar' terbuka
Dan memberikan pemahaman mengenai arti kehidupan yang sebenarnya..

Aku belajar banyak dari mereka
Orang-orang yang belum ku temui sebelumnya
Dengan karakter yang berbeda-beda
Yaaa... pokoknya rupa rupa warnanya (?)

Aku belajar banyak dari mereka
Mulai dari hal-hal yang berkaitan dengan dunia
Pahit - manis, suka - duka, tawa - canda
Bahkan hingga kaitannya dengan surga dan neraka..

Aku belajar banyak dari mereka
Mereka.. orang-orang tercinta
Yang senantiasa mengingatkan tiada jera
Melalui hal-hal yang mungkin tak kasat mata..

Yaaa....

Dari mereka-lah aku belajar
Mulai dari syukur hingga sabar
Serta peringatan agar tidak berlaku kasar
Karena sesungguhnya kehidupan ini hanya sebentar..

Memang...

Dari mereka-lah aku belajar
Tak hanya belajar berbicara, tetapi juga mendengar
Tak hanya menasehati, tetapi diri ini juga harus sadar
Sekali lagi, bahwa kehidupan ini memang hanya sebentar..

Mereka itu...
Telah menyadarkan-ku..
Akan kesenangan yang menipu..
Atau hal-hal lain yang sekedar angan semu..

Mereka yang membuatku berpikir
Bahwa hidup ini tak seperti air yang mengalir
Yang hanya mengikuti arus dari hulu hingga ke hilir
Kemudian menepi lalu tersingkir..

Ingatlah diri...

Hiasilah hari-hari dengan dzikir
Jangan malah melakukan hal-hal mubadzir
Jangan terlalu ber-orientasi pada karir
Kemudian justru malah menyalahkan takdir..

Duhai diri, sadarlah
Duhai diri, berterimakasihlah
Mereka memperlihatkan hal yang benar dan salah
Mengingatkan diri ini agar lebih ter-arah..

Meskipun bukan malaikat
Tetapi mereka adalah orang hebat
Yang hadir sebagai pemberi nasehat
Yang mengantisipasi agar diri ini tak tersesat..

Duhai diri..
Tidakkah kau sadari?
Hadirnya mereka begitu berarti
Jadi... Sudahkah kau bersyukur hari ini?

Teruntuk kalian, orang-orang terkasih
Ijinkan diri ini untuk berterimakasih
Atas segala macam hal yang telah kalian ajarkan
Semoga kalian tak bosan untuk mengingatkan..

Selamat rehat yaaa, sahabat fillah
Belakangan ini tuh aku memang senang berkisah
Mohon maaf yaaa kalau akunya banyak salah
Yang mungkin seringkali membuat kalian resah..

Saling mengingatkan dalam hal kebaikan yaaa, kawans :)
Salam sayang dan SEMANGAT!
ALLAHU AKBAR! *˙︶˙*)ノ"

Rawakalong,
2015年03月27日 19:41

LY, S.H.

Tuesday, March 24, 2015

KESAKSIAN DIRI (´・_・`)

by: Opick

Tak satu pun orang bisa menjamin dirinya
Selamat di saat ajal memanggilnya
Setitik kesalahan semua akan diperhitungkan
Semisal buih dosa telah kita kerjakan

Setiap mata hati tangan kaki akan jadi saksi
Tiada dusta diri yang tak terhakimi
Duka sepi air mata tak berarti lagi
Akan terlambat segala sesal di waktu nanti

Allah mohon jangan hukum kami dari dosa
Ampuni kami karena tak mungkin kami sanggup menahan pedih
Setitik Rahmat yang Kau beri lebih berarti dari segalanya
Setitik ampunanMu 'kan menghapus dosa kami

Karena mata hati tangan kaki akan jadi saksi
Tiada dusta diri yang tak terhakimi
Duka sepi air mata tak berarti lagi
Akan terlambat segala sesal di waktu nanti
Mata hati tangan kaki akan jadi saksi
Tiada dusta diri yang tak terhakimi
Duka sepi air mata tak berarti
Akan terlambat segala sesal di waktu nanti

***

Assalamu'alaykum.
Sungguh...
Rangkaian kata 'halus' dan begitu menyentuh
Rasanya semakin hari semakin rapuh
Mengingat diri yang tak pernah jenuh
Melakukan hal yang membuat hati keruh

Yaa Rabbi...
Mohon bimbinglah diriku ini
Jaga aku dari perbuatan keji
Dan segala macam penyakit hati
Yang mencelaka-kan di hari kemudian nanti

Duhai KASIHku...
Mohon bantu-lah aku
Agar diriku tak keliru
Dari segala macam hal semu
Yang bersifat sementara dan menipu
...

Rawakalong, 2015年03月24日 - 23:09

Monday, March 2, 2015

"Hafidzah Balita Meninggal Dunia Saat Muraja'ah An-Naba"

Assalamu'alaykum. Bagaimana kabarnya, blog?
Mohon maaf, bulan Februari lalu ternyata ngga ada postingan :"
Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini rasanya ingin share berita beberapa hari lalu yaaaaangg... masyaaAllah! :')
Bismillahirrahmanirrahim..

21 Februari 1015

Sarah Haya Nada ‘Ul Matin, balita usia 3,5 tahun tiba-tiba kejang saat sedang ngaji dan setor hapalan Quran di depan ummi dan abahnya. Badan dan lidahnya membiru serta muntah busa. Segera saja anak pasangan Agus Jamaluddin dan Bunda Dhimasy ini dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Hingga tiga hari kondisinya belum membaik.

Sarah dinyatakan terkena kerusakan selaput otak dan lambungnya mengalami pendarahan serta mengalami demam yang sangat tinggi. Kondisi ini tiba-tiba saja datangnya karena sebelumnya Sarah adalah balita yang ceria dan lincah. Ia sebelumnya memang menderita demam biasa dan masih bisa bermain bersama dengan teman-temannya.

Sabtu dini hari Sarah sempat siuman dan memanggil umminya. Bahkan di tengah sakitnya pun Sarah masih melantunkan Quran surat An-Naba hingga 12 ayat. Tepat usai membaca ayat 12, Sarah berhenti karena saat itu juga napasnya berhenti. Allah memanggilnya dalam kondisi sedang menghapal Qur’an. MasyaaAllah, indahnya.

Kejadian itu sekitar pukul 3.10 WIB, Sarah meninggal ketika sedang mengulang hapalan Quran surat an-Naba. Anak sekecil itu sudah begitu mencintai Quran. Sarah ini adalah adik dari kembar tiga yaitu Abdul Hannan Jamaluddin, Abdul Mannan Jamaluddin, Abdul Ihsan Jamaluddin yang juga hafidz Quran.

Allah begitu mencintai Sarah sehingga tak dibiarkan terlalu lama menanggung rasa sakit itu. Betapa bahagianya yang menjadi orang tua dari hafidzah kecil beserta saudara-saudaranya. Karena saat ini, Sarah sedang menunggu mereka di surga, insya Allah.

Bila Sarah kecil saja meninggal dengan begitu indah dalam menjaga kalam Allah, lalu bagaimana kita nanti ketika dipanggil menghadapNya? :')
MasyaaAllah, semoga kita termasuk dalam golongan orang yang khusnul khatimah. *aamiin allahumma aamiin :')

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.