Monday, May 30, 2016

I Must Write Something (!)

Bismillahirrahmanirrahim.

Menuju penghujung bulan lima hingga akhirnya bertemu dengan bulan keenam :)

Pada kesempatan kali ini mungkin sekedar mengingat kembali rangkaian kata yang tanpa sadar dibuat sekitar tahun lalu, ntah dalam rangka apa (^_^;)

Sebelumnya terimakasih telah diingatkan agar tidak merasa enggan untuk menulis, apapun itu.
Judul postingan kali ini terinspirasi dari challenge yang sebenarnya diadakan setiap bulan. (^_^;)


Memang... seharusnya... bagaimanapun juga, tanpa harus diingatkan terlebih dahulu... I MUST WRITE SOMETHING !

***

Berbicara tentang isi hati, pasti ada hal yang tidak sepenuhnya dapat diungkapkan. Tertahan. Sesak. Menjadi beban.

Ketika kita melangkahkan kaki untuk menghindari segala macam hal yang memang seharusnya terjadi, mampukah kita mengelak? Jika tidak, mengapa?

Sore hari lalu, di taman itu.. seakan mengingatkanku akan nyanyian daun kering yang berguguran.

Satu demi satu tertiup angin. Kemudian jatuh perlahan.

Ada hal dimana kita tak bisa kembali melihat ke belakang.

Sore itu, misalnya. Ketika langit dirasa tak lagi bersahabat, seakan menghancurkan nyanyian daun kering yang berjatuhan.

Lalu? Adakah yang perlu disesali?

Bahkan jika melihat kenyataan, maka tak ada seorangpun yang dapat memahami.

Yaaa..

Itulah yang terjadi ketika berbicara mengenai hati.

***

Teruntuk siapa saja, dimanapun berada. Selamat melanjutkan perjuangan!
Jangan pernah bosan untuk menebarkan kebaikan.
Jikalau ada pihak yang tidak memberi dorongan,
maka jadikan itu sebagai motivasi diri untuk terus dan terus melangkah maju ke depan!

SEMANGAT menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,
yang tahun ini jatuh pada bulan enam yang dirindukan.
Semoga aku, kamu, dia, mereka dan kita semua masih diberikan waktu dan kesempatan
untuk bertemu dengan bulan yang penuh dengan keberkahan
aamiin allahumma aamiin¬

Monday, May 23, 2016

Ketika Udara Musim Semi Perlahan Mulai Naik

Bismillahirrahmanirrahim.

Maha Suci Allah yang karena Kuasa-Nya dan Kebesaran-Nya yang pada akhirnya masih memperkenankan diri ini untuk menikmati indahnya nafas. Alhamdulillah.

Disadari atau tidak, pagi menjelang siang ini saya mendapat tamparan secara tidak langsung. Merasa gagal. Titik.

Duh, betapa diri ini masih begitu banyak sekali kurangnya. Bahkan, rasanya ada kegagalan yang baru saja dirasa *tertunduk*

Sebelumnya saya klarifikasi bahwa maksud kata gagal disini adalah dalam hal mencapai apa yang sebenarnya ingin dicapai. Suatu hal yang diinginkan agar tidak sekedar harapan, tetapi dapat terwujud menjadi kenyataan.

Duh, membayangkannya saja sudah membuat diri ini merinding. MasyaaAllah *tutupan muka*

Alhamdulillah, telah disadarkan kembali bahwa kita tuh ngga boleh memandang sebelah mata dan ngga perlu menyibukkan diri untuk mengurusi apa saja yang terjadi pada orang lain. Sebelum melakukan hal tersebut, alangkah baiknya untuk ngaca dulu deh. Bukankah peribahasa mengatakan bahwa "Gajah di pelupuh mata seolah tak tampak, sedangkan semut di seberang lautan terlihat begitu jelas." Kalau dipahami betul-betul, makna dari peribahasa itu begitu mendalam loh. Hanya saja, kembali kepada kitanya yang mau sadar atau ngga? *menatap sinis ke depan kaca*

Kemudian terlepas dari hal itu, Alhamdulillah insyaaAllah banyak pelajaran lainnya yang juga didapat seharian ini. Sebut saja bisa dimulai dari hal tak terduga yang juga sebagai 'kejutan' di pagi hari ini, lalu tamparan itu dan berjuta nikmat dari-Nya yang tak bosan hadir sebagai pemberi sentuhan warna-warna ceria dalam perjalanan hidup ini. Illahi Rabbi... Kuasa-Mu sungguh INDAH♥

Alhamdulillah, siang ini terlibat dalam suatu diskusi yang bisa disebut sebagai tamparan selanjutnya. Dimana diri ini seolah diingatkan kembali akan suatu hal yang secara tak langsung telah lama ditinggalkan. Semoga untuk selanjutnya saya bisa lebih lebih lebih lebih dan lebih lagi untuk introspeksi dan membenahi diri. Aamiin.

Sebagai penghujung dari itu semua..
Sungguh.. kita tuh harus bisa lebih "peka" dengan sekitar, terlebih lagi terhadap diri sendiri. Bukankah siapa saja yang mengenal dirinya, maka dia mengenal Rabb nya? :)

Selamat melanjutkan perjuangan!


Jadikan tamparan yang didapat hari ini sebagai langkah awal untuk terus dan terus memperbaiki diri. Sungguh.. ngga akan ada yang dapat kau wujudkan jika kau hanya duduk manis, terdiam tanpa adanya tindakan nyata melainkan hanya berjuta angan semu~

Alhamdulillah, terimakasih karena telah menjadi saksi bisu atau semua yang terjadi.

Illahi Rabbi, semoga Engkau senantiasa Mencintai kami.

Sunday, May 22, 2016

TARHIB RAMADHAN; BAGAIMANA KIAT-KIAT MERAIH SUKSES RAMADHAN?

Oleh: Ummi Asma
Ahad, 22 Mei 2016
Masjid Al Amal

Berbicara tentang Ramadhan, sesungguhnya ini bukan tema baru.. bukan ilmu baru. Kita berbicara tentang Ramadhan, ini bukan untuk kali pertamanya kita bertemu dengan Ramadhan. Permasalahannya adalah, pada Ramadhan yang lalu apakah kita sudah melaluinya dengan sebaik-baiknya? Semoga kita menjadi orang yang bertakwa, beriman dan selalu bersyukur.

Rasulullah bersabda yang intinya bahwa sebagian dari umatku melewati Ramadhan tanpa membawa apa-apa. Nah, mudah-mudahan kita semua bukan termasuk salah satu diantaranya. Aamiin.

Ada sebuah kisah..
Suatu ketika ada dua orang perempuan yang di hadapannya ada mangkuk. Kedua perempuan itu Dua perempuan ini menghalalkan apa yang Allah haramkan, kemudian mengharamkan apa yang DIA halalkan. Maksudnya puasanya berjalan, tetapi ghibahnya juga tetap jalan. Sesungguhnya ghibah tuh ngga hanya diucapkan, bahkan isyarat tangan atau isyarat mata kalau memang sudah tahu sama tahu tuh bisa masuk dalam kategori ghibah. Oleh karenanya, kita tuh jangan hanya sekedar menjaga lisan tapi jaga juga seluruh perilaku lalu tindakan dan anggota tubuh kita.

Bulan Ramadhan tuh pintu surga dibuka seluas-luasnya dan pintu neraka ditutup serapatnya. Oleh karenanya, kita harus bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ada sebagian orang yang melewatkan Ramadhan tidak jauh dari bulan-bulan sebelumnya. Ada suatu bahasan mengenai 20 ciri Ramadhan kita dapat dikatakan GAGAL:

1. Ramadhan menjadi gagal ketika tak ada persiapan. Karena seseorang asik dengan dunianya sendiri, baik dunia studi maupun non studi. Ini terjadi akibat seseorang ngga punya persiapan:
  • Ruhiyah
  • Pemahaman
  • Fisik, apalagi kalau tak terbiasa melaksanakan shaum
  • Harta, sesungguhnya sedekah pada bulan Ramadhan bisa berlipat-lipat ganda karena keteladanan Rasulullahpun berkali-kali lipat dan ngga ada hitung-hitungan.
2. Ramadhan menjadi gagal ketika kita melaksanakan shalat wajib di penghujung waktu. Padahal sesungguhnya pahala berkali-kali lipat pada bulan Ramadhan, terlebih lagi untuk puasa wajib.

3. Ramadhan menjadi gagal ketika malas melaksanakan ibadah sunnah. Rasulullah SAW bersabda yang intinya bahwa pahala ibadah sunnah dapat disamakan besarnya dengan pahala ibadah wajib. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pemahaman dan karena mudah terkena godaan syaithan.

4. Ramadhan menjadi gagal ketika kita memiliki sikap kikir dan rakus pada harta. Mau mengeluarkan ketika Ramadhan tapi sayang dan ditunda-tunda. Padahal tidak siapapun yang tau kapan usianya akan berakhir, kapan harta yang dimiliki akan habis dan kapan lagi ada kesempatan apabila tidak disegerakan. Oleh karenanya, jangan pernah ragu untuk mengeluarkan sebagian rejeki yang kita miliki dengan niatan karena Allah.

5. Ramadhan menjadi gagal ketika kita malas membaca Al Qur'an, terlebih lagi apabila Al Qur'an tersebut dibawa kemana-mana. Bahkan payahnya tidak sekalipun khatam pada bulan Ramadhan. 

6. Ramadhan menjadi gagal ketika kita mudah marah. Rasulullah SAW bersabda bahwa seorang pemenang bukanlah mereka yang menang dalam perkelahian, melainkan mereka yang bisa menahan amarahnya.

7. Ramadhan menjadi gagal ketika kita gemar berlaku sia-siap dan dusta. Puasanya jalan terus, tapi tetap mencaci; maki; berbuat dusta.

8. Ramadhan menjadi gagal ketika kita memutuskan tali silaturrahim. Barangsiapa yang memutuskan tali silaturrahim, maka Allah akan memutuskan rahmat darinya.

9. Ramadhan menjadi gagal ketika kita labil dalam hidup.

10. Ramadhan menjadi gagal ketika kita menyia-nyiakan waktu.

11. Ramadhan menjadi gagal ketika kita tak bersemangat menyiarkan syi'ar Islam.

12. Ramadhan menjadi gagal ketika kita berkhianat dan tidak menyampaikan amanah.

13. Ramadhan menjadi gagal ketika kita rendah motivasi dan tidak berjamaah. Ini berawal karena enggan ikut shalat berjamaah.

14 . Ramadhan menjadi gagal ketika kita tinggi ketergantungannya kepada makhluk atau mengikuti hawa nafsunya.

15. Ramadhan menjadi gagal ketika kita malas membela dan menegakkan kebenaran. Rasulullah SAW berkata bahwa 700 kali lipat pada bulan Ramadhan yang menyeru kepada kebaikan.

16. Ramadhan menjadi gagal ketika kita tidak mencintai kaum dhuafa. Cuek. Padahal boleh jadi ada saudaranya yang kekurangan bahan makanan, sedangkan kitanya sendiri mendapat kelebihan makanan.

17. Ramadhan menjadi gagal ketika kita tidak memaknai akhir Ramadhan dengan benar. Yaitu tidak memperbanyak istighfar dan melakukan hal-hal yang mengarah kepada kebaikan.

18. Ramadhan menjadi gagal ketika kita terlalu sibuk menyambut datanganya hari raya, sehingga lalai untuk beri'tikaf.

19. Ramadhan menjadi gagal ketika kita salah paham menyikapi idul fitri. Jadi jangan sampai ibadah kita justru menurun ketika menjelang lebaran. Ckck.

20. Ramadhan menjadi gagal ketika kita tidak mengikat harmonisasi keluarganya. Bulan Ramadhan sebenarnya salah satu momen yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga.

Semoga kita dapat memperbaiki segala macam kegagalan pada bulan Ramadhan yang telah lalu. Dan oleh karena itu, kita bisa memulainya dengan mengoptimalkan perbekalan kita dengan doa. Kita harus bisa berperan sebagai orang yang menyebarkan kebaikan. 

Apabila kita ingin meraih kesuksesan pada bulan Ramadhan, maka persiapkan bekal dari sekarang:
  • Bekal pertama adalah puasa. Sebagian ulama mengatakan bahwa menanamnya pada bulan Rajab, tumbuh pada bulan Sya'ban dan kita panen ketika bulan Ramadhan. Jadi Ramadhan tuh bukan bulan untuk menanam. Ada sebagian ulama lainnya yang berpendapat bahwa bekal kita menyambut Ramadhan diantaranya, berdoa agar dijumpakan kembali dengan bulan Ramadhan dan menuntaskan hutang-hutang puasa yang belum dibayar.
  • Latih keikhlasan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Berdoa agar ketika Ramadhan tidak justru dibuai oleh hal-hal yang tak berguna dan melenakan, termasuk banyak digoda oleh hawa ngantuk yang justru membuat diri ngga produktif. Sesungguhnya do'a adalah senjata orang mukmin.
  • Menghidupkan malam, berbekal dengan qiyamul lail. Rasulullah berkata bahwa ada bulan lalai antara bulan Rajab dengan Ramadhan yaitu bulan Sya'ban. Ibadah terkesan dipending dengan alasan "tanggung". Misalnya, "tanggung nih shalat malamnya pas Ramadhan aja deh". Padahal sesungguhnya pada sepertiga malam terakhir adalah saat dimana munajat kita dapat didengar oleh-Nya.
  • Kalau ingin hafalan Al Qur'an dan target baca Al Qur'an tuh jangan hanya digencarkan pada Ramadhan. Mulailah dari sekarang. Buat targetan tilawah, tadabbur dan hafalan.
  • Berbekal dengan ibadah tambahan, terutama ibadah sunnah. Rasulullah berkata bahwa orang yang dicintai Allah adalah mereka yang senantiasa mendekat pada-Nya, tidak hanya mengandalkan ibadah wajibnya saja. Menyempurnakan yang kurang, menutupi yang salah.
  • Bertaubat dengan sungguh-sungguh dan senantiasa beristighfar. Kalau mau taubat tuh jangan nunggu bulan Ramadhan, tetapi dari jauh-jauh hari sebelumnya. Jangan sampai ada hijab antara do'a kita dengan Allah karena masih ada orang yang belum ridha atau ada kesalahan kita yang belum disadari.
  • Perbekalan dengan i'tikaf. Jangan tiba-tiba kita semangat buat i'tikaf, tetapi persiapkan dari sekarang.
Ada rumus nih, 5 M:
  • Menumbuhkan azzam, tekad dan semangat yang kuat karena yang akan datang adalah tamu kemuliaan.
  • Membuat rancangan program Ramadhan, baik pribadi; keluarga ataupun lingkungan sekitar.
  • Melakukan aktivitas terbaik, buat jadwal secara rutin.
  • Menghindarkan diri dari hal-hal apapun itu yang tidak bermanfaat. Jangan sampai terpengaruh dengan hal-hal yang bisa mengurangi pahala dari puasa kita. Sesungguhnya balasan terhadap puasa Ramadhan adalah langsung dari Allah SWT. Semakin taat dan semakin lelah karena lillah, maka insyaaAllah balasannyapun ngga akan 
  • Menjadikan Ramadhan sebagai ajang untuk perbaikan diri.
20 kiat meraih suksesnya Ramadhan:
  1. Kobarkan semangat bertemu Ramadhan
  2. Planning
  3. Perlambat sahur, percepat buka
  4. Tidak berlebihan dalam makan
  5. Tunaikan zakat
  6. Tilawah Al Qur'an, buat targetan khatam
  7. Tingkatkan pemahaman Agama
  8. Disiplin, maksimalkan pengawasan dari Allah
  9. Hidupkan malam, idealnya pagi sampai sore ngga terlalu capek
  10. Jauhkan yang negatif
  11. Berikan ifthor dan takjil
  12. Banyak berdzikir
  13. Tentukan skala prioritas
  14. Amal sosial kepada dhu'afa
  15. Jaga hati, lisan dan sikap
  16. Berusaha untuk i'tikaf
  17. Jauhi perkara yang meragukan
  18. Pahami apa yang dilarang pada bulan Ramdhan
  19. Puasa syawal
  20. Tidak berlebihan dalam idul fitri

Saturday, May 21, 2016

SEMINAR TECHNOPRENEUR: MENCETAK PROFESIONAL IT DAB TECHNOPRENEUR MUSLIM

Sabtu, 21 Mei 2016
Gedung Dibaleka 2 Lt. 10, Balaikota Depok

MEMBANGUN BISNIS HEBAT

① Putut Bagus Susetyo, CSO Satria - Asia
  • Define, jadi bisnisnya itu apa aja cakupannya
  • Maping, memetakan
  • Developing, analisa bagaimana proses bisnisnya sekitar 3 sampai 6 bulan
  • Expanding, sekitar 1 sampai 2 tahun kemudian dengan mencari pengembangan turunan terhadap program yang sudah ada untuk dikembangkan dimana bisnis tersebut sudah diuji
  • Exit Strategy, selanjutnya apa? Hati-hati ketika salah menempatkan potensi perusahaan jusytru bisa menghilangkan perusahaannya
Soul of founder:
- Positive / Profitable
- In control
- Good For All

MENDAPATKAN PARTNER / INVESTOR

- What do you want?
  • kenapa memilih bisnis ini?
  • keuntungan bisnis ini untuk kamu?
- Why do you want it?
  • mengapa bisnis ini begitu penting bagi anda?
  • bagaimana anda memposisikan diri anda?
- How might you get it?
  • bagaimana strategi bisnis anda?
  • langkah apa saja yang akan diambil terhadap segala macam kemungkinan yang ada?
- How do you know you have it?
  • bagaimana anda tau bahwa anda sudah dapat apa yang anda inginkan?
  • bagaimana mengukur keberhasilan anda?
START UP KAIZEN, berkelanjutan, tahan lama
(S) Specific, mendetail, politic control
(M) Memorable
(A) Achievable
(R) Relevant
(T) Timeline

PROBLEM SOLVER DENGAN IDE KREATIF
Ericsonian Principle,
- No Failure, hajar terus ngga boleh berpikir gagal
- People Have Resources, kumpulkan orang orangnya lalu cari tau
- OK'ness Everything It's OK, pokoknya oke aja dulu baru cari jalan keluar
- Best Choice, jangan takut bertanya dan pilihlah pilihan terbaik
- Positive Intention, pilihan positif untuk berpikir

② Fajrin Rasyid, Co-Founder and CFO bukalapak.com

DUA TANTANGAN PEBISNIS PEMULA,
  1. Modal, berapa banyak modal yang dibutuhkan
  2. Distribusi, mau jualan apa ataupun mau dijual kemana

Sebenarnya kalau kita sadari jaman sekarang ini, dengan internet kedua persoalan tersebut bisa diatasi. Dengan jualan online tuh kita bisa menjangkau luar kota, luar pulau bahkan seluruh dunia.
Jadikan MEA sebagai peluang karena Indonesia itu hampir separuh benua Asia. Jadikan tiap peluang sebagai tantangan, sehingga kita bisa berpikir maju untuk mengembangkan bisnis yang ingin kita garap.

KENAPA BISNIS ONLINE BISA MEMPEROLEH PENDAPATAN YANG CEPAT
Ada yang namanya Network Effect. Jaringan maya itu jauh lebih pesat daripada jaringan di dunia nyata. Salah satu hal yang perlu kita lakukan adalah memaksimalkan adanya jaringan tersebut.

BISNIS AKAN CEPAT TUMBUH,
- Community, komunitas.bukalapak.com
- Data
- Vision

Adanya komunitas ataupun grup di jejaringsosial yang kita miliki itu dapat memperluas jaringan yang tidak dapat diperkirakan batasannya. Misalnya pengguna wasap atau line ada 100 orang saja, maka dapat membuka kurang lebih 5000 jaringan. Oleh karenanya, bisnis online dapat memproleh pendapatan yang lebih cepat.

ANALYTICAL TOOL
Berdasarkan survey: sebagian besar orang Indonesia tuh berbelanja online pada jam 11.00 - 13.00 pada jam kerja di siang hari, sebelum jam makan siang sampai setelah jam makan siang.
Nah, dari data ini kita bisa mempersiapkan strategi dalam berbisnis.

Ada istilah A/B TESTING,
dimana para pelapak ataupun pebisnis online melakukan survey yang berkaitan dengan warna latar tombol beli pada situs websitenya.

Q & A Session

- Bagaimana kita dapat bertahan di tengah tantangan kita sebagai anak muda terhadap investasi asing yang menggeliat di Indonesia?
Pertama yang harus disadari adalah bahwa pasar Indonesia itu besar, hal itu juga yang membuat asing merasa tertarik. Kedua, investor asing itu biasanya lebih melirik kepada bisnis yang akan terus berkelanjutan. Kalau kita mau mempertahankan bisnis kita di Indonesia supaya ngga kalah dengan bisnis asing, maka perlu adanya penguatan networking. Kita kuatkan saja dari hal-hal kecil, ketika bisnis tersebut sudah besar dan berkembang maka tantangan yang dirasa akan jauh lebih besar. Kuatkan fundamental bisnisnya, kalau itu sudah dikuatkan insyaaAllah kita ngga akan perlu investor. Ukuran itu sebenarnya kembali kepada peoplenya, bisa mulai dikembangkan melalui 3 tadi: komunitas, data dan vision.

- Mengapa bisnis di Indonesia sulit dikembangkan atau didistribusikan ke luar negeri? Bagaimana strategi yang dapat dilakukan agar home made atau kerajinan buatan tangan tidak kalah saing dengan luar negeri?
Sebenarnya kita udah merasakan banget yang namanya bisnis asing justru berkembang di Indonesia. Kita sulit masuk ke internasional karena kita masih belum tau betul seperti apa yang diinginkan oleh internasional. Selain itu dari segi legalnya juga masih sulit. Kemudian belum adanya penjamin barang tersebut akan benar-benar aman ketika dikirim ke luar, maka salah satu siasatnya bisa kita maksimalkan network atau jaringan-jaringan. Bisa kita coba cari apakah ada orang yang mau dan siap menjadi penjamin, kalau kiranya kita bisa menemukan maka kita juga ngga perlu adanya investor terlebih investor asing.

- Apakah ada data yang berisi tentang pebisnis dan bisnis yang digelutinya di tiap kota di Indonesia, dimana kami dapat memperoleh data itu? 
Kemungkinan besar data tersebut ngga akan kita share ke publik, karena semua yang telah saya paparkan teraebut adalah data internal bukalapak. Kami sendiri belum tau secara pasti mengenai data-data terkait dengan para penjual online dimanapun itu, mulai dari facebook; instagram; dsb. Kalau saya estimasi mungkin pendapatan dari pebisnis online tuh sekitar 60 sampai 80 milyar. Top tree menurut saya di Indonesia yaitu lazada, bukalapak dan tokopedia. Incomenya itu bisa sekitar trilyun-an.

- Bukalapak yang dilihat sekarang adalah kesuksesannya, sebenarnya ada investor asingkah? Kalau bisa untuk bisnis di Indonesia tidak perlu ada investor asing agar tetap menjadi produk lokal.
Pertamakali berdiri, buka lapak memang diawali adanya investor asing bukan lokal sampai tahun 2011 dengan jumlah dua puluh kali lipat dari yang sebelumnya direncanakan. Sejauh ini, kami punya 8 investor besar diantaranya asing maupun lokal. Selama adanya investor asing tetapi tidak mengganggu internal kami, maka menurut kami hal itu fine saja. Kami menjadikan adanya investor tersebut sebagai salah satu peluang juga untuk saling diskusi dan berbagi. Lain halnya kalau menjual, bukan mencari investor. Kalau menjual, maka tak menutup kemungkinan pihak asing tersebut dapat merombak internal kita.

- Bagaimana cara kita mengumpulkan founder dan co-founder agar tim yang dibangun dapat dikatakan ideal? Bagaimana kiat-kiat menjalankan usaha bersama teman dekat? Bagaimana ketika kita sudah menemukan partner dalam berbisnis, tetapi di tengah jalan kita dikhianati oleh partner kita tersebut, bagaimana mengatasinya?
Pertama adalah menyatukan visi, karena adanya visi yang sama maka ke depannya kita bisa sejalan. Kedua yaitu skill, jangan hanya karena kita punya teman dekat tetapi tidak punya skill tetap kita jadikan rekan kerja karena khawatirnya akan berpengaruh ke depannya. Dalam banyak kasus apabila kita berpartner dengan teman dekat atau sahabat sendiri serta dengan skill yang mereka miliki, maka sebenarnya bisa lebih mudah karena kita juga tau personality teman dekat kita. Berikutnya adalah pembagian tugas serta wewenang yang jelas, sehingga ketika ada masalah dapat ditemukan penyelesaian yang tepat tanpa perlu adanya cekcok.


Friday, May 20, 2016

Challenge yang.... masih terus berlanjut!

Bismillahirrahmanirrahim.

Baiklah, sebelum melanjutkan aktivitas sore hari ini, perkenankanku untuk membalas salah satu postingan orang yang katanya semalam tuh brokoro gitu :'D

Seperti yang telah disebutkan pada postingan sebelumnya bahwa sejak di penghujung SMP sampai dengan di SMA tuh akunya ikutan komunitas jejepangan gitu. Alhamdulillah, sebenarnya menjadi suatu hal yang patut untuk disyukuri yaaa, karena bisa dibilang awal-awal mengenal yang 'maya-maya' tuh insyaaAllah ngga sia-sia juga deh yaaa. Bagaimana tidak? karena yang 'maya-maya' itu tadi tuh di jaman segitu (?) akunya sudah bisa mengenal mereka yang ngga hanya dari satu kandang saja. Maksudnya sebagian besar diantaranya dari kota berbeda, bahkan luar pulau loh. Alhamdulillah :')


Jadi tuh gini..
Menjelang akhir Desember 2015 lalu, setelah berteman sekitar 4 tahun lebih tuh pada akhirnya aku bertemu dengan dua orang kakak yang berada dalam komunitas yang sama denganku. Mengapa kakak? Iyaaa, karena mereka tuh jauh lebih tua *sengaja di bolditalic dan underlined* dari aku. Itu adalah kali pertamaya ketemu orang dari komunitas yang itu tuh, sebut saja TCN. Titik. Nah, salah satu diantara kedua kakak itu tuh memiliki wajah yang seolah perpaduan wajah tiga orang yang aku kenal menjadi beliau. Ckck X'D

Kemudian berlanjut menuju tahun berikutnya. Sekitar awal Januari 2016 lalu tuh ada jfest gitu. Aku ngga ingat betul lokasinya dimana, tetapi ketika itu tuh aku memang ngga bisa ikutan hadir. Nah, salah satu dari orang tua itu tuh ngajak hadir. Kata beliau ketika itu tuh, ''Aku pengen nantang duel otak secara langsung. Ngga terima masa aku kalah sama kamu. Kalau emang iya, aku penasaran apa bakalan kalah secara langsung juga ngga yaaa.''  Btw inget duel otak kan yaaa? Ituloh salah satu mobile games yang sempat hitz pada masanya saja, tetapi sampai saat ini tuh masih belum aku hapus karena benar-benar ingin menepati janji untuk duel secara langsung *pasang tampang menantang X'D

Karena saat itu akunya benar-benar ngga bisa hadir, pada saat yang sama ternyata ada salah satu postingan di grup yang isinya tuh gambar jfest mendatang. Tepatnya pada pertengahan bulan Mei 2016 di Blok M. Tanpa pikir panjang ketika itu tuh langsung saja aku forward gambar tersebut kepada beliau sambil mengusulkan kalau event tersebut sebagai penggantinya.

Nah, bertepatan dengan waktu yang sama pula ketika itu tuh seketika muncul suatu hal yang dipikirkan. Jadi memang sejak awal Januari, aku sudah mempunyai targetan untuk lebih sering posting supaya akumulasi postingan di akhir tahun dapat berkali-kali lipat dengan tahun sebelumnya. Alhamdulillah, kakak yang satu itu tuh kebetulan juga seorang blogger. Apapun itu isi blognya, tetapi beliau suka menulis ehh mungkin lebih tepatnya curhat pada blognya itu :'D

Yasyudah, karena sebelumnya merasa telah ditantang untuk duel secara live *halah* pada akhirnya akupun ikut memanfaatkan kesempatan untuk menantang balik. Iyaaa, seperti yang telah diketahui bahwa tantangannya adalah untuk istiqomah dan komitmen dalam memposting paling tidak satu kali dalam satu minggu. Karena merasa gengsi apabila harus menolak, beliaupun menyetujui dan menerima challenge tersebut dengan kesepakatan bahwa akan berakhir pada saat bertemu di event pertengahan bulan Mei mendatang *jeng.. jeng.. jeng..*


Sejujurnya challenge yang secara spontan aku utarakan tersebut mungkin lebih kepada kepentingan pribadi. Iyaaa, supaya ada alasan untuk terus menulis - mengetik - memposting. Tetapi karena mungkin kita dalam kondisi yang sama, bisa dibilang juga kalau challenge itu juga untuk kepentingan kakak tua yang satu itu *siulsiual*

Singkat saja, bulan ini adalah bulan Mei. Jfest tersebut dilangsungkan pada tanggal 14-15 Mei lalu. Lantas? Bagaimana?

Awal bulan Mei tuh kami sudah rencana buat datang hari Minggu. Titik. Aku tuh sempat apdet di bbm: ''ENNICHISAInya besok saja, kemungkinan sampai jam 2 buat menepati janji sekaligus.... action figure *uhuk* see you there!'' Jadi tuh maksudnya aku cuma bisa sampai jam 2 siang karena ba'da ashar tuh sudah harus di Depok dan itu udah ngga bisa diganggu gugat :'D

Beberapa kawan ada yang ngajak ketemu disana, diantaranya si anak Bekasi yang alhamdulillah kami bisa berteman, lalu anak Bekasi lainnya yang aku kira melanjutkan kuli-ah ke Bandung lalu salah seorang kakak cielers yang akupun belum tau betul orangnya tapi padahal ketika foto bareng setelah nobar di GI akhir 2015 lalu tuh kita sebelahan loh tapi yaaa namanya juga ngga ngeh kan :' dan ngga tau hiks, beberapa kawan di komunitas yang sebenarnya akupun sudah masuk grup rombongan dan kemudian kakak yang satu itu..

Malamnya tuh beliau sempat chat yang isinya ternyata salah persepsi. Beliau justru mengira kalau aku bisa jam 2 siang, padahal kaaaaann.... Singkatnya, aku tuh bisa datang pagi sampai siang dan beliau memilih datang siang sampai sore. Ckck.

Tanpa berpanjang lebar di chat, beliau akhirnya bilang untuk membatalkan karena yaaaa aku ngga bisa sampai sore dan beliau ngga bisa dan ngga mau kalau siang. Salah satu hal yang perlu dicatat adalah lagi-lagi.... manusia memang hanya bisa berencana, tetapi bagaimanapun juga kalau ternyata ngga dikehendaki sama DIA tuh yaaa manusia bisa apa? :'D


Begitulah, rencana yang digagas sejak awal tahun 2016 ternyata tidak tersampaikan. Kalau kata kakak itu dalam chatnya, ''Serius.. Sedih sih nggak, cuma kayak 'hah.. padahal udah jauh jauh bulan direncanain, tapi tinggal beberapa jam malah batal' rasanya gimana ya? Kayak 'ah.. kurang beruntung' gitu X'D'' Kalau aku sendiri sih biasa aja dan malah ketawa juga ketika baca chatnya ya ampuuuunn X'D

Bagiku, ini tuh bisa jadi kesempatan juga. Maksudnya kesempatan untuk memperpanjang challenge. Iyaaaa, dengan begini kan bisa lagi tuh dibuat kesepakatan selanjutnya supaya hm... lagi-lagi ada alasan untuk terus menulis - mengetik - memposting. Memang sih yang buat sedihnya tuh.... ngga jadi jumpa dengan action figure aaaaa :'(

Nah, berikut ini aku lampirkan beberapa chat yang aneh banget ya ampun X'D




Kepada yang terhormat kakak tua yang sendirian ke ennichisai, mohon maaf lahir dan batin yaaa. Terimakasih loh tadi pagi udah kirim link dan ternyata bagian akhir bacannya tuh ada hal yang justru bikin syedih. Haha :'D


Pokoknya selamat melanjutkan challenge yang sejujurnya memang belum usai. Selamat menulis dan ber-busy ria. Laluuuu.. dapat salam nih dari buku 210 halaman dengan cover warna putih X'D

Btw semalam aku tuh udah ada niatan buat tweet sesuatu karena memang ketika itu ada momennya, tapi ternyata malah ngga keposting. Pokoknya biarkan itu menjadi misteri deh yaaa, kalau tau tuh nanti kaka baper lagih X'D

Bukan untuk Dibaca, ini Menyebalkan!


Bismillahirrahmanirrahim.


Pada kesempatan kali ini, mari kita membicarakan hal-hal yang menyebalkan :'D
Yaaa, meskipun menyebalkan.. tetapi alangkah baiknya mengawali tiap postingan dengan basmallah supaya hal-hal menyebalkan yang akan dibicarakan ngga melampaui batas juga (?)




*menghela napas*

Bagaimanapun juga ngga bisa dipungkiri lagi bahwa aku tuh... suka dengan... yaaa pokoknya 日本が好き !!


Teringat kembali bahwa beberapa waktu sebelum benar-benar memasuki masa SMA tuh sempat 'vakum' dari アニメ. Yang sebelumnya sekali-duakali masih meluangkan waktu untuk melihat itu, tetapi selama tiga tahun lamanya bahkan lebih tuh justru menjauh dan semakin jauh dari hal itu. Padahal sejak awal-awal SMA juga merupakan saat dimana sedang 'gencar-gencarnya' *halah* dengan beberapa komunitas je.... jepangan. Iyaaaa, sampai-sampai tiap hari tuh rasanya pasti ada keceriaan yang dirasa ketika itu. Seiring berjalannya waktu, kini sebagian besar diantara mereka syibuk dengan kesibukannya masing-masing di dunia nyata *uhuk* :')



Duh, maafkan. Sebenarnya ini bukan momen untuk nostalgia m(_ _)m

...


Terlepas dari itu. Ketika memasuki dunia pasca sekolah, ternyata ada begitu banyak hal tak terduga dan tak disangka-sangka yang memang justru malah terjadi (?)
Memang.. manusia tuh tau apa sih? Ngga sedikit daripadanya yang sok-sok menduga-duga, padahal kan kalau DIA tidak Menghendaki maka segala macam hal yang sebelumnya diduga-duga itu tuh akan tetap menjadi dugaan saja. Ckck, banyak-banyak dzikir dan istighfar deh yaaa *ngomong depan kaca*



Berkaitan dengan hal-hal tak terduga tersebut, diantara yang masih meninggalkan kesan adalah beberapa hal yang terjadi pada pertengahan tahun ketika. Ialah saat dimana aku tuh dihadirkan dengan hal-hal yang masyaaAllah deh, termasuk yaaa diingatkan akan アニメ X'D


Btw... terimakasih banyak kepada seluruh pihak yang telah memberikan aneka macam アニメ yang rupa-rupa warnanya. Alhamdulillah, sampai dengan saat ini masih diberikan kesempatan untuk merasakan kenikmatan duniawi yang salah satu diantaranya adalah membaca 漫画 lalu melihat アニメ yaaaa meskipun terkadang itu menyebalkan :'D



Apa sih yang menyebalkan?
Beberapa kali tuh sempat juga muncul pertanyaan semacam itu dari dan untuk diri sendiri. Sampai dengan saat ini, tanpa ada jawaban yang benar-benar pasti tapi tuh rasa sebal itu masih ada. Duh :'



Yaaa, sekali lagi ngga bisa dipungkiri bahwa kecintaan atau rasa suka yang aku rasa dengan dunia jejepangan tuh memang benar adanya. Sekali lagi, termasuk membaca 漫画; menonton アニメ atau ドラマ dan juga action figure yang terlewatkan *lirik yang ngga sengaja dilirik (?)


Mungkin hal ini berawal karena terlalu sering menertawakan orang yang tiba-tiba suka bilang kalau beliau brokoro gitu kali yaaa, pada akhirnya aku juga ikut merasakannya. Bukan brokoro, tetapi merasa sebal akan jalan cerita yang telah dibaca. Duh, diri ini lemah memang..

***


Langsung saja diawali dengan sebuah judul 漫画 dengan total 23 volume. Alhamdulillah bisa menyelesaikan bacaan itu dengan jalan cerita yang menarik sekalipun memang menyebalkan. Berkisah tentang hal-hal yang mungkin aku satukan menjadi kata 'tujuan' dengan beberapa selingan yang dramatis syekali itu, pokoknya benar-benar menyebalkan. Oleh karenanya, 漫画 itu ngga recommended deh yaaa. Agak khawatir aja kalau dibaca sama mereka yang punya sisi melankolis sekalipun ngga dominan tuh malah jadi baper, padahal ceritanya jelas-jelas menyebalkan syekali. Argh ¬o¬


Btw ternyata manga tersebut sudah ada animenya, tetapi aku belum benar-benar memutuskan untuk melihat sih yaaa. Agak sedikit khawatir juga kalau ternyata ngga beda jauh menyebalkannya atau malah jauh jauh jauh lebih menyebalkan. Duh :'D




Berikutnya アニメ yang didapat dari seorang kawan. Ngga ingat betul apa yang membuatnya menyebalkan, tetapi anime ini memang pantas untuk masuk dalam list yang menyebalkan. Berkisah tentang hal terkait pernyataan, ''Jika aku dapat memutar waktu..'' *jeng.. jeng.. jeng* Untuk yang seperti ini memang ngga bisa menduga-duga karena anime yang berkaitan dengan waktu tuh banyak syekali jumlahnya :p



Selanjutnya salah satu アニメ lucu yang kalau kata beberapa kawan tuh sebenarnya sedih gitu, tetapi sejujurnya untuk aku sendiri tuh lucu syekali. Baiklah ini salah satu yang bukan tentang menyebalkan, tetapi memang lebih tepat disebut lucu. Berkisah tentang hal dusta yang sepertinya sudah banyak dikenal dan tanpa aku jelaskan lebih lanjut rasanya tentu saja sudah dapat ditebak judulnya X'D



Nah, berikutnya salah satu ドラマ yang argh menyebalkan sekali! Oiya, setelah semua episode beres ditonton tuh aku baru tau kalau ada salah seorang pemeran yang sepertinya agak kasian dengan beliau. Ya ampun, maafkan >o< Ketika melihat salah satu pemeran utamanya, sekilas teringat vokalinya L'Arc¬En¬Ciel. Ngga mirip sebenarnya, tetapi seperti ada suatu hal yang sama diantara mereka. Ntahlah.. yang jelas inipun ngga recommended karena ini tuh dorama yang benar-benar menyebalkan aaaaa >_</



Dilanjut dengan アニメ yang sebelumnya mungkin pernah aku bahas. アニメ yang memang ngga direlakan kalau harus berakhir pada season dua saja. Ngga tau apa yang membuatnya menjadi spesial, tetapi rasanya berat sekali ketika harus menerima kenyataan bahwa anime tersebut berakhir di season dua. ミカユウ, semoga kalian tetap bisa saling menjaga satu sama lain yaaa :'D *bukan baper XDDD




Untuk selanjutnya ada ドラマ jadul banget! Menceritakan tentang si リカ yang ngga recommended juga karena... ahh, sudahlah :'D



Baiklah, berikutnya aaaaa season 3 yang dijanjikan akan rilis pada tahun ini. Tetapi pada kenyataannya memang aku belum tau kelanjutan kisahnya. Agak terkesan 'gore' tetapi untuk yang ini tuh aaaaa... さすが! Kalaupun yang ini nantinya masuk dalam list menyebalkan, kemungkinan besar karena ngga rela juga harus berakhir pada season 3 *siap tisu :'


If YOU know what thisi picture mean :p


Kemudian satu lagi アニメ yang jalan ceritanya memang bagus. Salah seorang kawan telah menjanjikan untuk memberikan lanjutan season dua yang sebenarnya belum tamat. Sejujurnya menjadi salah satu hal yang dinantikan terkait dengan kelanjutan kisahnya, tetapi ini tuh juga menyebalkan. Titik. Duh, bagaimana tidak? Sepertinya hampir serupa dengan dua diantara kisah yang telah sedikit diulas sebelumnya. Yaaaa, betapa menyebalkannya si pemeran utama. Ckck. Dan payahnya, sepertinya aku merasa bahwa telah bahkan sedang menemui di dunia nyata... dia... dengan karakter yang secara ngga langsung memang hampir sama menyebalkannya. Ckck. FYI, dia disini tuh maknanya jamak. Waspadalah.. Waspadalah.. *halah X'D



Ada juga nih salah satu アニメ yang rada beda dengan live actionnya, begitupun sebaliknya :'D


Bukan terakhir sebenarnya, yang satu ini adalah yang diselesaikan menjelang malam sebelumnya. Ngga tau kenapa tetapi ini juga menyebalkan. Apa mungkin karena tadi abis ngledek yang katanya betmut sampai-sampai akhir yang didapat adalah rasa sebal atau... ntahlah. Duh :'D




Di samping itu semua, banyak lainnya yang sebenarnya juga menyebalkan hanya saja sudah 'agak' dilupakan :')
Selain itu, ngga sedikit diantaranya yang juga memberikan pelajaran serta menjadi motivasi secara tidak langsung loh. Alhamdulillah :3



Tanpa mengurangi rasa hormat, aku ingin berterimakasih kepada semua pihak terkait yang telah berbagi sekalipun adalah hal yang menyebalkan yang didapat. Duh, terimakasih banyak loh :'D



Salah satu pelajaran yang didapat malam ini adalah bahwa sepertinya aku mulai menyadari definisi 'sebal' ataupun 'menyebalkan' yang aku maksudkan. Yaaa, meskipun belum benar-benar tuntas secara keseluruhan :')


Kepada siapa saja yang aku hormati, maafkan diri ini yang memang adanya seperti ini. Namanya juga makhluk yang belum dewasa, ckck.


Jauh.. jauh.. dan jauh dari itu semua...
yang menjadi kebanggan adalah....


beliau itu.. (/ω\*)
日向ネジ!

Baiklah, salam sehat dan SEMANGAT!


btw purapura ngga tau artinya aja yaaa, ngga usah pengen tau juga.. nanti menyesal :p

Wednesday, May 18, 2016

Darurat Moral, Bagaimana Peran Pemuda 'Masa Kini'?

Bismillahirrahmanirrahim.

dakwatuna.com – Jakarta. Indonesia bukan lagi mengalami darurat hukum, melainkan darurat karakter bangsa. Pasalnya meski instrumen hukum Indonesia sudah lengkap, pemerintah masih mengabaikan karakter kenegarawan dalam tubuh bangsa Indonesia.


Hal itu disampaikan budayawan Garin Nugroho kepada Berita99 dalam diskusi “Indonesia, Darurat Penegakan Hukum” di Jakarta, Selasa (2/7)

MEDAN, kini.co.id – Indonesia saat ini sedang dalam kondisi darurat moral. Demikian diungkapkan Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Menridtek Dikti), M Natsir.

“Keadaan darurat moral itu ditandai dengan berbagai macam periistiwa dan ancaman terhadap kelangsung hidup generasi muda bangsa ini terutama bahaya narkoba yang telah merambah hampir seluruh kalangan dan profesi,” katanya saat membuka acara Nusantara Mengaji di Universitas Panca Budi (Unpab) Medan belum lama ini. Bahkan, dunia pendidikan di Indonesia saat ini dihantui degradasi moral yang mencekam. Terlebih, saat ini muncul kejadian-kejadian amoral yang terjadi.


***


Indonesia darurat Moral! *pake tanda seru*

Begitulah beberapa postingan yang muncul di timeline pesbuk ketika aku buka, lihat dan baca-baca jejaring sosial tersebut. Sumber dari beberapa postingan yang telah menghiasi halaman 'home'-nya pesbuk tersebut berasal dari salah satu fanpage yang berisi meme gitu.

Memang..

Pertama, ngga bisa mengelak juga pada kenyataan yang terjadi *halah* karena secara disadari ataupun tidak yang namanya moral ataupun tata krama di jaman sekarang ini sudah amat teramat sangat kurang sekali. Pekan lalu, salah satu mata kuliah membahas mengenai kejahatan kesusilaan yang pada kenyataannya memang sedang banyak-banyaknya terjadi. Duh, miris banget loh yaaa :"

Kedua, ketika kita membicarakan "pihak" yang berkaitan dengan permasalahan seperti ini maka siapa yang salah dan seharusnya disalahkan? Kalau kata bang napi tuh “Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah,, Waspadalah.."

Gini loh, anak-anak ataupun pemuda tuh ngga sedikit yang masih labil ataupun ikut-ikutan. Kalau seandainya apa yang mereka LIHAT, TONTON, DENGAR tuh hal-hal baik maka ngga menutup kemungkinan jika mereka akan meniru serta mencontohnya. Nah, kalau ternyata yang mereka LIHAT, TONTON dan DENGAR tuh justru jauh dari kebaikan gimana tuh? Salah siapa? Padahal dalam KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) secara jelas disebutkan bahwa pihak yang memfasilitasi tuh juga merupakan pelaku loh, sekalipun sebutannya pelaku pasif tetapi tetap saja ikut dijatuhkan hukuman. Nah loh~

Duh, ngga mau untuk melanjutkan bagian ini deh yaaa.. karena kalau terus dan terus membahas tentang kejahatan, pelanggaran serta perbuatan melawan hukum tuh bawaannya gregetan sendiri. Aaaaa~ *mengepalkan tangan*

*uhuk*

Baiklah..
Setelah kemarin sempat menyinggung berkaitan dengan 'kejutan' di grup,
kali ini tiba-tiba teringat akan sebuah grup yang... sudah hampir benar-benar aku lupakan *halah*

Mungkin agak sedikit berkaitan juga dengan kemirisan di atas :'

Ketika itu di penghujung SMA. Aku tuh diajak bergabung ke salah satu komunitas oleh salah seorang kawan yang dikenal ketika lomba jejepangan mewakili sekolah pada awal SMA lalu. Karena sebagai murid yang ketika itu merupakan angkatan paling tua, udah gitu hanya tinggal menunggu pengumuman kelulusan saja dan bisa dibilang rada nganggur pula. Duh :'D Akhirnya bersedialah aku bergabung dengan komunitas tersebut.

Ini tuh salah satu kisah sekitar tiga tahun lalu...

Lalala, begitu banyak hal yang terjadi sejak aku dinyatakan bergabung dengan mereka. Karena terlalu banyaknya, sampai-sampai rasanya ngga perlu menceritakan secara rinci dan mendetail karena yaaa... namanya juga 'hampir' benar-benar dilupakan X'D

Adalah sebuah grup yang sebenarnya sebagian besar dihuni oleh mereka yang berada di bawah aku. Selisih usianya sekitar dua sampai empat tahun di bawah aku, meskipun beberapa diantaranya seumuran dan ada juga yang lebih tua. Salah satu hal yang membuat teringat adalah pada waktu itu saja.. mereka.. yang di bawah aku.. ngga gitu bisa yang namanya mengendalikan emosi. Duh, syedih banget ketika harus mengingatnya. Karena dari satu kata sepele saja tuh bisa menjadi panjang kali lebar kali tinggi dan bahkan berlarut-larut. Hanya dari satu kata tuh bisa menyinggung semuanya yang bahkan juga membuat mereka dengan mudahnya melontarkan kata-kata kasar yang ngga banget deh yaaa. Argh! Selama ini.. sepanjang aku bergabung dengan komunitas jejepagan tuh yaaa.. baru kali ini yang rasanya benar-benar annoying bangetz *pake z* -______-

Grr.. ketika mengakhiri paragraf di atas sadja rasanya syudah syangat syebal syekali. Bagaimana kalau harus menjelaskan mengenai siatuasi dan kondisi grup ketika itu? Duh, ngga sanggup deh -______-
Semoga aku, kamu, dia, mereka, kalian dan kita semua senantiasa menjadi hamba yang dicintai-NYA. Aamiin :'

Kembali kepada kalimat, "Indonesia darurat Moral"

Sebelum mengkhawatirkan yang lebih jauh lagi, sebenarnya ada beberapa lainnya yang juga aku khawatirkan. Baiklah, maksudnya tuh beberapa grup lainnya yang juga aku khawatirkan. Salah satu diantaranya adalah grup yang saat ini sedang sibuk menggarap suatu acara yang insyaaAllah akan diadakan sekitar bulan Oktober mendatang. Grup yang sejujurnya aku banggakan pada masanya. Duh :' *ambil tisu*

Hal seperti ini terkadang juga buat diri ini teringat akan pernyataan, "Jangan terus berada pada zona nyaman". Ini tuh salah satu pernyataan yang cukup ngena dan dalam situasi tertentu sempat dihindari. Ntah karena terlalu jleb ataupun ntahlah.. Dan untuk aku khususnya, salah satu langkah konkret yang mungkin telah aku lakukan untuk 'keluar' dari zona nyaman adalah yaaa ketika bergabung dengan grup semacam itu. Dalam hal ini boleh disebut sebagai grup duniawi :'D

*menghela napas*

Sekali lagi memang.. yang namanya penyesalan itu datangnya belakangan, karena kalau yang di awal tuh namanya pendaftaran (?)
Mungkin dalam perjalanan hidup sampai dengan saat ini tuh sempat sesekali menyesali apa yang telah terjadi ketika itu. Tetapi sebagian besar setelahnya justru bersyukur karena darisanalah diri ini mendapat pembelajaran yang begitu berarti. Semoga untuk selanjutnya ngga akan ada lagi kejadian atau peristiwa serta pengalaman hidup yang terlambat untuk disyukuri. Allahumma aamiin.

Duh, rangkaian kata ini ditulis secara spontan dan mengalir begitu saja karena 'terlanjut' dibuat gregetan dengan kabar remaja serta pemuda belakangan ini. Salah satu komentar dari postingan yang sempat aku lihat di timeline pesbuk tuh kurang lebih seperti ini, "Astaghfirullah, sudah akhir zaman.." *kemudian terdiam*

Apa yang harus dilakukan anak muda itu sama seperti yang mesti dilakukan seorang petani. Ia wajib mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan. Bila ia menghabiskan seluruh hasil panennya, tentu ia akan miskin saat sudah tidak panen lagi. (Ibnu al Jauzi, Shaid Al-Khâtir)


Duhai diri..
Sebagai umat akhir zaman, jangan sampai kita justru menghabiskan sisa waktu yang dimiliki untuk 'pasrah' dengan perubahan waktu serta perkembangan zaman
Manfaatkan sisa waktu yang masih DIA beri untuk terus dan terus introspeksi serta berbenah diri karena sungguh.. kita tuh ngga tau sampai kapan kesempatan seperti ini masih dapat kita nikmati
Ngga perlu sibuk menyia-nyiakan hidup untuk mempermasalahkan orang lain, tetapi alangkah baiknya untuk mengembalikan kepada diri sendiri. Ngaca dulu deh pokoknya.
Sudah baik-kah kita? Sudah benar-kah kita? Sudah sempurna-kah kita?
Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna, tetapi berusaha untuk menyempurnakan diri tuh bukan menjadi hal yang salah bukan?
Think smart, broh!
*menatap sinis ke depan kaca*


Jadi...
Bagaimana nasib bangsa ini ada di tanganmu, wahai pemuda!
Jangan jadi pemuda yang sia-sia deh.
Jangan jadi pemuda yang justru bikin malu deh.
Jangan jadi pemuda yang nyebelin, menyusahkan sana dan sini deh.

Aaaaa~

Yuk berbenah!
Yuk Introspeksi diri!
Yuk semangat menuju perubahan!

Salam sehat dan SEMANGAT!

Monday, May 16, 2016

KITA masih harus terus Berjuang!

Bismillahirrahmanirrahim.

Ada beberapa tulisan yang sebenarnya ingin sekali untuk diposting. Tetapi yaaa manusia tuh hanya bisa punya rencana sadja...

Alhamdulillah, beberapa hari ini masih diberikan kesempatan untuk menghadiri beberapa pertemuan berbeda dengan para orang-orang hebat yang berbeda kemudian di tempat berbeda dan berkaitan dengan pembahasan berbeda pula. Alhamdulillah. InsyaaAllah ngga sedikit ilmu dan manfaat yang bisa diambil, semoga ke depannya dapat lebih baik. Aamiin.

Alhamdulillah, ada beberapa perjalanan yang belum benar-benar dituangkan ke dalam catatan. Semoga masih ada kesempatan yang diberikan untuk mengabadikan tiap perjalanan yang pasti memiliki kesan. Apapun itu. Karena yang namanya pengalaman serta perjalanan hidup tuh pasti ada kesan tersendiri, bahkan ada hikmah atau pelajaran baru yang dapat diambil *lirik salah satu apdetan status pada Jum'at siang lalu*

Alhamdulillah, sampai dengan saat ini atas izin-Nya aku tuh masih dikelilingi dengan orang-orang yang masyaaAllah pokoknya. Duh.. semoga aku, kamu, dia, mereka dan kita semua dapat saling mengingatkan dalam hal-hal baik yaaa. Allahumma aamiin.

Alhamdulillah, beberapa hari ini merasakan kebahagiaan yang ternyata memang tidak mudah untuk dituangkan melalui tulisan. Semoga diri ini ngga terlena dengan rasa bahagia yang dirasa, sehingga sampai lupa untuk mengucap syukur atas segala macam nikmat yang telah DIA berikan *tertunduk*

Alhamdulillah, bagaimanapun diri ini memang ngga boleh sampai kufur akan nikmat-Nya. Salah satu pengingat yang sempat dirasa adalah bahwa yang namanya pahit-manis kehidupan tuh sudah menjadi hal yang biasa. Hanya saja, bagaimana kita bisa memposisikan diri kita ketika menghadapinya. Duhai diri, pokoknya jangan sampai lupa diri loh yaaa *menatap sinis ke depan kaca*

Kemudian..
Salah satu hal luar biasa lainnya yang ingin disampaikan adalah berkaitan dengan beberapa grup yang aku ikuti di wasap. Beberapa hari, bahkan beberapa pekan terakhir rasanya ada berbagai macam kejutan berbeda dari tiap grup. Tidak sekedar membuat terkejut, tetapi juga membuat terdiam; berpikir; berkaca dan termenung. Hal yang membuat teringat akan hal ini adalah apa yang baru saja terjadi pada sore ini dan juga kemarin. Duh, masyaaAllah. Lagi-lagi masih terlalu sulit untuk mengungkapkannya sekalipun itu hanya melalui tulisan. Dan lagi-lagi ada salah satu hal yang perlu diingat bahwa semua yang terjadi adalah karena Kuasa-Nya. Oleh karenanya, jangan sampai lupa untuk mengucap syukur loh yaaa ;)

Perjalanan ini masih begitu panjang, bahkan diri ini tak tau akan segala macam hal yang siap menghadang. Nah, bagaimanapun kita tuh ngga boleh merasa lelah untuk terus berjuang. Karena diri ini masih harus tetap bersiap untuk memberantas segala macam penghalang hingga akhirnya tiba saat dimana kita untuk menang!


sabarlah wahai saudaraku,

tuk menggapai cita..
jalan yang kau tempuh sangat panjang
tak sekedar bongkah batu karang..

yakinlah wahai saudaraku,

kemenangan kan menjelang..
walau tak kita hadapi masanya
tetaplah al-Haq pasti menang..


tanam di hati benih iman sejati

berpadu dengan jiwa Rabbani
tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
tuk tegakkan kalimat Ilahi

pancang tekadmu jangan mudah mengeluh

pastikan azzam-mu semakin meninggi..
kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
namun janji Allah yang Haq dan pasti..

munsyid: Izzatul Islam

Selamat berjuang, duhai para pejuang!
Nikmatilah lelahnya perjuangan yang dirasa,
hingga akhirnya kita sampai pada kemenangan.




Btw..
Mohon maaf kepada siapa saja yang mungkin telah aku rugikan ataupun aku kecewakan. Namanya juga makhluk, pasti adaaa saja khilaf dan salahnya. Oleh karenanya, jangan segan untuk menegur langsung supaya akunya bisa jadi lebih peka dan sadar diri. Duh... :"

Salam sehat dan SEMANGAT!

Friday, May 13, 2016

Karena KITA adalah Saudara se-Iman

“Tidak sempurna keimanan salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya seperti apa yang dicintainya untuk dirinya.” (HR. Bukhari Muslim)

Ada hubungan persaudaraan karena sebab nashab dan ini tak dapat dihapuskan.

Ayat ini masih ada dan akan tetap ada!
Maka, ingatlah bahwa iman itulah ikatan yang menjadikan setiap mukmin hakekatnya adalah saudara.

AYAT ini masih ada. Hingga hari ini.
Allah Ta’ala nyatakan dengan perkataan yang sangat jelas dan tegas. Tak ada perubahan pada ayat tersebut hingga kapan pun.
Tidakkah kita ingat?
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
.
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujuurat, 49: 10)

Ayat ini masih ada dan akan tetap ada!
Maka, ingatlah bahwa iman itulah ikatan yang menjadikan setiap mukmin hakekatnya adalah saudara.

Ada hubungan persaudaraan karena sebab nashab dan ini tak dapat dihapuskan.
Ada hubungan persaudaraan atas sebab ikatan aqidah.
Dan inilah sekuat-kuat ikatan yang seharusnya senantiasa kita pegangi.

Kita lembutkan hati kita.
Menahan diri dari berselisih dan berpecah belah.
Bahkan seandainya kita menjumpai ada saudara seiman berselisih,
damaikan di antara mereka dan bertaqwalah.
Maka apakah perintah Allah Ta’ala di ayat tersebut masih kurang kuat?

Hidup ini cuma sekali.
Jangan sekali-kali mati kecuali dalam keadaan sebagai muslim.
Allah Ta’ala memperingatkan tentang ini kepada kita:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
.
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan muslim.” (QS. Ali Imran, 3: 102)

Dan apakah jalan untuk menjaga agar kita mati dalam keadaan benar-benar sebagai seorang muslim?
Apakah yang menandai seseorang itu bertaqwa?
Yaa Allah, ampuni hamba-Mu yang lalai ini.

Aku terdiam membaca lanjutan ayat itu.
Sungguh di antara hal yang harus kita lakukan untuk menjaga iman, menjaga taqwa dan menjaga diri kita agar tetap menjadi muslim adalah menjauhi perpecahan.

Bukalah ayat berikutnya. Bacalah. Allah Ta’ala berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
.
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berpecah belah, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk,” (QS. Ali Imran, 3: 103).

Semoga ini dapat kita renungkan. Semoga Allah Ta’ala menolong kita dan menjauhkan kita dari kebinasaan dan kesia-siaan. Ingatlah, banyak pekerjaan besar yang menunggu kita. []

source: islampos.com