Tuesday, March 28, 2017

Sebuah Buku: "Aku Mencintaimu dalam Diam"

Bismillahirrahmanirrahim.

#Resensi Bulan Maret


Judul : Aku Mencintaimu dalam Diam
Penulis : penakecil_id
Penerbit : TransMedia Pustaka
ISBN : 978-602-1036-45-7
Cetakan ke- : 2
Tahun Terbit : 2016
Tebal: 223 Halaman
Resensor: L. Yuniasari

***

Melangitkan doa untuk cinta adalah
sebaik-baik mencintai dengan cara yang baik.
Aku mencintaimu dalam diamku. Meski diam,
bukan berarti aku tidak memperjuangkan.

Sebuah buku yang berisi sekitar lima puluh enam ungkapan (yang sepertinya bukan puisi ataupun pantun, melainkan rangkaian kata dan kalimat) cinta ini merupakan buku tentang cinta pertama yang saya review (^^;)

Perjalanan dalam buku ini berawal dari sebuah penantian panjang, dimana penulis mengungkapkan bahwa sebelum menemukan cintanya lewat raga, ia telah terlebih dahulu menemukannya melalui rangkaian doa. Doa akan insan yang tiada bernama, tetapi telah disampaikan oleh semesta, oleh Sang Pemilik Cinta.

Untukmu, seseorang yang akan menjadi
pelengkap takdirku. Meski, untuk sementara kita
terpisah jarak, waktu, dan ruang semesta.
Semoga kita dipeluk oleh doa yang sama.

Dalam perjalanannya, buku ini secara disadari ataupun tidak, membuat saya sebagai salah seorang pembaca merasa harus bersyukur dan berusaha untuk menghargai akan adanya cinta. Yaaa, pada kesempatan ini dan melalui tulisan ini rasanya akan banyak membicarakan tentang cinta sebagaimana buku ini mengajarkan diri untuk senantiasa menjaga cinta. Karena sungguh, pada dasarnya cinta merupakan fitrah manusia, maka tak ada cinta yang salah. Tak ada pengorbanan yang sia-sia. Tak ada cinta yang datang terlambat ataupun salah alamat karena ia tersesat. 

Aku tidak mengkhawatirkan kita yang saat ini
belum jumpa. Karena aku tahu, setiap hal baik
akan datang tepat sesuai waktu. Saat waktunya
tiba, semoga aku tidak melewatkanmu, begitu
pula dengan kamu padaku. Sampai jumpa pada
pertemuan kita yang akan direstui oleh siapa saja.

Dalam buku ini juga disajikan berbagai rangkaian kata akan luka di masa lalu yang mungkin pernah dirasa. Selain itu juga rangkaian kata lainnya tentang bagaimana kita berpikiran positif untuk memperbaiki apa yang telah terjadi. Hingga pada akhirnya dapat diyakini bahwa akan tiba hari dimana cinta yang telah dirasa akan diteguhkan oleh restu semesta.

Secara keseluruhan dapat saya katakan bahwa buku ini mengingatkan agar tetap berbaik sangka terhadap apa yang telah ditetapkan oleh semesta. Sungguh, di depan sana akan ada hal indah yang telah menanti kedatangan kita. Oleh karenanya, tetaplah bersabar dalam penantian ketika hendak menemukan "dia" yang nantinya akan menjadi makhluk tercinta yang telah disiapkan oleh Dzat Yang Maha Mencinta untuk kita cinta.

karena jatuh cinta
bukanlah sebuah rencana

Selamat untuk menyematkan namanya yang mungkin tiada berupa dalam doa-doa kita serta menggerakkan rindu-rindu yang nantinya akan bersatu padu. Uhuk.

Aku jatuh cinta
dengan cara semesta
yang membuatku untuk selalu
jatuh hati kepadamu,

kamu...
iya, kamuuu~
:p

42 comments:

  1. Untukmu, seseorang yang akan menjadi
    pelengkap takdirku. Meski, untuk sementara kita
    terpisah jarak, waktu, dan ruang semesta.
    Semoga kita dipeluk oleh doa yang sama.

    Kalimat ini langsung teringat saat masih pacaran saya dan suami terpisah jarak jogka jakarta. Tp tetap berjalan lancar karena kami percaya dan komunikasi baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. wuih, nostalgia hihi..
      langgeng yaaa kakaaaa (^^)/

      Delete
  2. Ulasan buku tentang cinta nya bagus. Semoga besok besok bahas buku tema cinta lagi. Selain itu buku motivasi juga. He

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh, ngga pandai buat review tentang cinta cintaan XD
      Terima kasih sudah singgah, kak :D

      Delete
  3. Replies
    1. Iya, bukunya menarik.. sampai-sampai bingung merangkai kata untuk mengulasnya (^^;)

      Delete
  4. Replies
    1. Ngakak, sampai bingung mau balas apaa XD

      Delete
  5. akirnya bisa mampir juga ke blog orang yang belum traktir tapi belum lulus hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyusul lulus dulu :p
      Terima kasih sudah mampir :D

      Delete
  6. karena jatuh cinta bukanlah sebuah rencana melainkan sebuah hal yang akan hinggap di hati setiap manusia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, dan karena jatuh cinta memang satu diantara fitrah manusia :')

      Delete
  7. Aku ngeri baper kak baca bukunya, jangankan baca buku ini, baca buku tabungan aja ku sedih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentar ini mengingatkan kalau aku belum punya sumber pemasukan :'

      Delete
  8. Ouh ouh. Kenapa baper ya, hahaha
    Aku jg pernah nulis doa buat dia yg entah siapa. Semoga memang kita enggak kelewatan sampai nunggu waktu yg tepat datang lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin akan lebih baper kalau baca bukunya kak :'D
      btw selamat sama-sama menanti!
      menanti dirinya yang ntah siapa (^///^)/

      Delete
  9. Ulasannya menarik minat untuk segera membeli bukunnya, ulasan yg seperti ini nih yg sukses bikin penasaran...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir, kak :D
      Mudah-mudahan ke depannya bisa memberi ulasan lebih baik lagi (^^)/

      Delete
  10. ulasannya tentang bukunya bagus tapi kenapa tentang percintaan ya hahaha kasian yang jomblo gimana nasibnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga apa apa kak, biar baper jamaah haha XD

      Delete
  11. Kemarin ke Gramed dan rasanya liat buku ini, tapi saya malah beli biografinya Steve Gerrard. Liat quotenya yang asik gitu, nanti beli ah abis gajian. =D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau jadi beli, nanti kasih tau tanggapannya juga yaa kak :D
      Btw itu aku beli online, jadinya belum pernah liat di toko buku ^^'

      Delete
  12. Aku enggak bisa mencintai seseorang dalam diam. Bikin makan hati kalau dia enggak tahu bahwa aku mencintainya. Paling enggak kasih kode-kodelah, biar dia paham. *uhuk*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kalau aku justru ngga gitu pandai 'kode-kodean' kak *uhuk XD

      Delete
  13. Ini tipe bukunya apa, ya? Cerpen? Atau kisah motivasi? Atau curhatan tok? Atau gimana? Hwahaha.
    Aku gak begitu tertarik membahas cinta dengan cara yang disampaikan buku ini sepertinya, tapi review-nya lumayan menarik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Macam bukunya tidak dituliskan dengan jelas kak, tapi isinya yaaa rangkaian kata dan kalimat gitu deh (^^;)a
      Aku juga baru kali ini bahas buku cinta cintaan XD
      Btw terima kasih sudah mampir ^^

      Delete
  14. Cinta itu jodohkan? Jodoh inshaAllah nggak akan salah. Cuma sayang banget untuk tulis blog yang suka baca buku aku nemmu di mana kok di satuin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehh? (^^;)
      Maafkeun kak, masih amatir bahas buku cinta cintaan :'D

      Delete
  15. Ini kumpulan puisi atau cerita pendek ya? Tulisan yang dibuat miring itu kutipan dari bukunya, kan? Menarik. Ngena, tapi ga lebay. Udah selesai bacanya, kan? Coba kirim sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak dituliskan dengan jelas, kak. Tapi sejauh yang aku baca isinya tuh rangkaian kata dan kalimat gitu dalam satu judul (^^;)a
      Sudah selesai bacanya :3
      Penasaran kak? Bisa diambil di toko buku terdekat dan jangan lupa bayar ;)

      Delete
  16. Sepertinya buku ini cocok untuk i san yang sedang gundah gulana menunggu kabar sang jodoh yg tiada kunjung tiba.
    Menanti dalam kesabaran berharap sang takdir segera mempertemukan.
    Kumpulan puisi bukan mas ini apa berupa kumpulan cerpen?

    ReplyDelete
    Replies
    1. "I san" atau "Insan" kak (^^;)a
      Bukan puisi juga sebenarnya yaa kak, hanya rangkaian kata dan kalimat gitu dalam tiap judulnya (^^;)

      Delete
  17. dari reviewnya sudah terlihat jelas di pikiran saya bahwa buku bakal bkin maximal baperrr.. kudu siapin tisu untuk baca buku aku mencintaimu dalam diam :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kira-kira begitulah kak, apalagi ketika orang yang perasa banget yang baca buku ini ckck
      Bapernya maksimalnya maksimal deh X'D

      Delete
  18. Singkat padat tapi jadinya kok kurang greget yah... Nulis lagi gih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, masih kalah semangat nulisnya sama mak yul :(
      Mudah-mudahan udah ngga ada alasan lagi buat ngga nulis (><')9

      Delete
  19. Aduh Lucky aku pinjem bukunya dong dek haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh kak, ambil ke Depok siniiii.. nanti aku pinjamkan :3

      Delete